
Bola.net - Tak terasa gelaran Piala Presiden 2024 sudah rampung. Dari ajang yang memunculkan Arema FC sebagai juara ini, banyak hal positif yang bisa didapat, salah satunya adalah penegakan fairplay lewat adanya teknologi VAR.
Harus diakui, VAR (Video Assistant Referee) masih menjadi barang baru bagi sepak bola Indonesia. Dalam pelaksanaan Piala Presiden edisi sebelumnya atau pada 2022 lalu, teknologi VAR belum dipakai.
VAR pertama kali hadir di Indonesia lewat ajang Piala Dunia U-17 2023. Kemudian, VAR mulai dipakai sejak Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 kemarin.
Penggunaan teknologi pembantu wasit pengadil pertandingan itu pun berlanjut di Piala Presiden 2024. Terbukti, VAR memberikan kontribusi positif yang sangat banyak bagi jalannya turnamen ini.
“Kami sebagai penyelenggara berusaha memberi yang terbaik. Kami bahagia kalau sepak bola sangat maju,” begitulah tekad Ketua Steering Commitee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait yang dilontarkan kepada media di awal turnamen.
Semangat Fairplay Piala Presiden 2024

Piala Presiden 2024 seakan menjadi ajang penyempurnaan dalam penggunaan teknologi VAR di sepak bola Indonesia. Piala Presiden 2024 juga menjadi ajang pertama di Indonesia yang sepenuhnya didukung teknologi VAR.
Pemakaian VAR benar-benar membantu kinerja wasit dalam memimpin pertandingan. Salah satu momen paling menjadi perhatian dari pemakaian VAR ini terjadi pada laga final Borneo FC vs Arema FC.
Wasit Sance Lawita mengubah kartu kuning untuk Stefano Lilipaly menjadi kartu merah usai meninjau monitor VAR. Kemudian ia juga menganulir gol Charles Lokolingoy karena Dedik Setiawan lebih dulu handball.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun memuji habis Piala Presiden 2024 terkait dengan ketegasan wasit dan penggunaan teknologi VAR ini.
"Saya lihat bagaimana para pemain mulai hormati perwasitan. Ada VAR. Wasit sudah dididik, semua menghormati apalagi sekarang PSSI sesuai aturan FIFA kalau ada protes ke wasit hanya boleh kapten yang protes,"
"Kita dorong aturan itu. Itu yang kita dorong pemain dan wasit saling hormati. Di Piala Presiden kita lihat sejuk. Pemain hormati, wasit pede buat bikin keputusan kalau salah dikoreksi VAR."
Mimpi Sepak Bola Indonesia Mendunia

Piala Presiden 2024 jelas menjadi momentum yang bagus untuk membuat sepak bola Indonesia semakin mendunia. Apalagi musim ini semakin banyak pemain asing yang merumput di Liga 1.
Untuk sekelas ajang pramusim, keberanian Piala Presiden 2024 menggunakan teknologi VAR patut diapresiasi. Bahkan, ajang pramusim di belahan dunia lain tak banyak yang memakai teknologi ini.
Keseriusan ini jelas menjadi nilai plus yang akan mendapat sorotan dunia, termasuk dari badan sepak bola FIFA. Imbasnya, kompetisi Liga 1 bakal semakin diperhitungkan di Asia bahkan dunia.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 30 Juli 2026 21:25Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
-
Liga Italia 30 Juli 2026 21:19AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
-
Liga Italia 30 Juli 2026 21:06Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juli 2026 22:48Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon, Sepatu dan Celana Harus Kotor
-
Liputan6 30 Juli 2026 22:35Momen Prabowo Pulang ke Jakarta dari Batang Naik KA Nusantara Explorer
-
Liputan6 30 Juli 2026 21:55Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas pada Akhir 2027
-
Liputan6 30 Juli 2026 21:50Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anaknya hingga Berlumuran Darah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311735/original/007703000_1785425716-IMG-20260730-WA0204.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311732/original/072584500_1785425410-66376.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311707/original/005886600_1785423333-IMG-20260730-WA0284.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311704/original/017941100_1785423035-Ayah_di_Bandung_Barat_Aniaya_Anak_Kandung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
