FOLLOW US:


Pelatih Berganti, Persebaya Dinilai Kian Berbahaya

14-08-2019 02:53

 | Ari Prayoga

Pelatih Berganti, Persebaya Dinilai Kian Berbahaya
Ruddy Widodo (tengah) © Dendy Gandakusumah

Bola.net - Manajemen Arema FC mewanti-wanti timnya agar tak lengah jelang menjamu Persebaya Surabaya, pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pergantian nakhoda dinilai justru akan menjadikan Green Force -julukan Persebaya Surabaya- kian berbahaya.

"Berbicara berat atau ringannya pertandingan lawan Persebaya, pasti berat. Mereka sulit dikalahkan, apalagi mereka baru mengganti pelatih mereka," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo.

"Siapa pun klubnya dan siapa pun penggantinya, pergantian pelatih di sebuah klub pasti akan memberi dampak positif. Paling tidak, ada suasana baru dan semangat tempur para pemain mereka lebih tinggi," sambungnya.

Arema akan menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-14 mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan, yang bakal disiarkan langsung Indosiar, tersebut bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Kamis (15/08).

Saat ini, Arema dan Persebaya bersaing di papan tengah klasemen sementara. Arema berada di peringkat enam dengan raihan 19 poin dari 12 pertandingan. Sementara, Persebaya berada satu posisi di bawahnya dengan koleksi 18 angka dari 13 laga.

Jelang laga kontra Arema, Persebaya Surabaya sendiri telah melakukan perombakan di tim kepelatihan mereka. Djadjang Nurdjaman dilengserkan dan diganti oleh asistennya, Bejo Sugiantoro.

Bagaimana target Arema pada laga kontra Persebaya? Simak di bawah ini.

1 dari 1

Bidik Kemenangan

Ruddy menyebut, kendati Persebaya saat ini merupakan tim yang sulit dikalahkan, Arema tak mau menyerah. Mereka, sambung manajer berusia 47 tahun tersebut, tetap berpatokan pada target semula untuk menyapu bersih poin di kandang.

"Target kami melawan Persebaya adalah menang. Ini wajib," tegas Ruddy.

"Siapa pun klub yang bermain di Malang harus kalah. Jangankan Persebaya, mau itu Manchester United pun, kalau main di Kanjuruhan harus kalah," sambungnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)