
Bola.net - - Pelatih Mitra Kukar, Yudhi Suryata mengakui anak asuhnya tampil kurang maksimal di babak pertama sehingga sempat tertinggal dari Persegres Gresik United. Kondisi itu terjadi lantaran anak asuhnya terlalu percaya diri menghadapi tuan rumah.
Menurut Yudhi, sikap terlalu percaya diri dan meremehkan tim lawan membuat taktik dan strategi yang diinstruksikan oleh tim pelatih tidak bisa dijalankan dengan baik. Sehingga anak asuhnya harus kebobolan hingga dua gol dalam 1 kali 45 menit.
"Awal-awal pertandingan pemain kami terlalu over confidence menghadapi tim papan bawah, sehingga membuat permainan kami sangat lamban, dan organisasi dalam attacking maupun defending sangat lemah," ungkap Yudhi usai pertandingan.
Beruntung di ruang ganti, Yudhi langsung memompa semangat pemain, sebab ia tidak ingin pulang ke Tenggarong dengan tangan hampa. Apalagi tim yang dihadapi yakni Persegres berada di papan bawah alias zona degradasi.
"Akhirnya pemain juga terlecut motivasi dari kami, sehingga pemain-pemain sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat gol demi gol sehingga kami akhirnya bisa menang 2-4," imbuhnya.
Soal penampilan penjaga gawang, Gerri Mandagi yang sempat melakukan blunder hingga kebobolan, menurut Yudhi, hal itu biasa dilakukan oleh pemain. Sebab di luar itu, Gerri juga melakukan penyelamatan gemilang saat menggagalkan penalti Yosuke Kato.
"Semua orang suatu saat akan melakukan kesalahan, terlepas dari blundernya Gerri Mandagi, dia juga menyelamatkan penalti," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 18 April 2026 21:32
LATEST UPDATE
-
Otomotif 20 April 2026 10:55 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:46 -
Tim Nasional 20 April 2026 10:42 -
Bola Indonesia 20 April 2026 10:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 10:26 -
Bulu Tangkis 20 April 2026 10:25
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560065/original/037828600_1776657513-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_10.45.21.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560064/original/047064400_1776657286-IMG_0557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553432/original/077278900_1775970671-IMG_8809.jpeg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5056844/original/091010400_1734563733-MacBook_Air_M3_013.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4199043/original/007538600_1666333613-pencurian_HP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558100/original/048170900_1776406048-sapu7.jpg)

