Persija Ingin Larangan Suporter Away Pelan-Pelan Dicabut: Buktikan Tidak Ribut, kemudian 500-1000 Suporter Dulu

Bola.net - Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyinggung regulasi larangan kehadiran suporter tandang di BRI Super League. Ia menilai aturan itu bisa dicabut secara bertahap oleh PSSI dan I.League
Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan adanya gesekan saat suporter tim tamu hadir di stadion. Hal tersebut yang membuat larangan masih tetap diberlakukan hingga saat ini.
"Idealnya selalu ada penonton tim tamu, mau di mana pun di dunia, tapi karena kita Indonesia nih, Liga Indonesia, berkali-kali setiap datang penonton tim tamu itu pasti ada keributan," ujar Prapanca dalam Ngopi Bareng Persija di Jakarta, Kamis (11/9).
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada fans Persija, The Jakmania ,jika suatu saat kembali bisa mendukung tim secara langsung di laga tandang. Menurutnya, suporter Persija perlu memberi contoh positif di stadion lawan.
"Nah pesan saya sama teman-teman Jakmania, kalau andaikan menonton pertandingan tandang, tunjukkan bahwa kita suporter yang damai, ingin menikmati sepak bola, jadi biar kecintaan mereka satu, dan kita juga memberikan kontribusi ke tuan rumah," katanya.
Kena Denda akibat Suporter Tandang
Musim ini, Persija sudah memainkan dua laga tandang menghadapi Persis Solo dan Dewa United. Dari dua pertandingan itu, salah satunya berlangsung tanpa penonton.
Ketika melawan Persis di Stadion Manahan, Solo, masih ada pendukung Persija yang hadir di tribune. Komite Disiplin PSSI kemudian menjatuhkan denda Rp25 juta kepada Macan Kemayoran.
Larangan suporter tandang sudah berlaku sejak musim 2023/24 saat Erick Thohir menjadi Ketua Umum PSSI. Namun, beberapa kali aturan itu dilanggar sehingga berujung pada sanksi bagi klub terkait.
"Jakmania membuktikan untuk tidak melakukan keributan, perkelahian atau perusakan. Dan ini karena edukasi yang harus berjalan, memang tidak secepat itu, tapi pelan-pelan," tutur Prapanca.
"Tapi selama kita bisa buktikan, saya yakin pelan-pelan mudah-mudahan dari pihak federasi bisa mulai mengizinkan, mungkin cuma misalkan 500 tiket dulu, 1.000 tiket tandang, tapi kan ya kita harus buktikan dulu," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Persija Umumkan Bambang Pamungkas Jadi Direktur Olahraga, Salah Satu Tugasnya Mengurus Bursa Transfer Pemain
- BRI Super League: Benarkah Persija Sempat Incar Thom Haye dan Rafael Struick? Ini Kata Bambang Pamungkas
- Minggu Ini! Persija Perpanjang Kontrak Rizky Ridho Minimal 2 Musim: Pimpin 100 Tahun Macan Kemayoran dan Juara 2028
- Link Streaming Persik Kediri vs Malut United di Vidio 12 September 2025
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 27 Februari 2026 16:12Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
-
Otomotif 27 Februari 2026 16:05Hasil Latihan MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Tercepat, Ungguli Marc Marquez
-
Liga Spanyol 27 Februari 2026 15:55Profil Almeria: Klub Andalusia yang Kini Dimiliki Cristiano Ronaldo
-
Liga Inggris 27 Februari 2026 15:17
LATEST UPDATE
-
Otomotif 27 Februari 2026 16:05 -
Liga Spanyol 27 Februari 2026 15:55 -
Liga Inggris 27 Februari 2026 15:17 -
Otomotif 27 Februari 2026 14:55 -
Liga Inggris 27 Februari 2026 14:36 -
Liga Italia 27 Februari 2026 14:26
MOST VIEWED
- Tempat Menonton Persib vs Madura United: Live Streaming BRI Super League di Indosiar dan Vidio
- Disebut Tarkam dan Kampungan, Andre Rosiade Klaim Pemain Semen Padang Jadi Korban Ujaran Rasis Hakim Garis
- Hasil Malut United vs Persija: Menang Tandang, Macan Kemayoran Bikin Puncak Klasemen Makin Panas
- Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507946/original/041486300_1771559282-44ff3610-ff9d-463d-a68a-89806704cb7a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515640/original/070632700_1772182819-1001042758.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515060/original/014488300_1772158432-virgoun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515388/original/034478200_1772173258-Penyelundupan_daging_ilegal_di_Kepri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515613/original/080422200_1772181684-InShot_20260227_140224343.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5515414/original/044823000_1772173890-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_10.15.31_AM.jpeg)

