
Bola.net - Persis Solo layak mendapat julukan sebagai tim jago kandang di BRI Liga 1 2023/2024 ini. Pasalnya, catatan tandang tim asuhan Leonardo Medina terbilang cukup buruk.
Pada laga pekan ke-10 akhir pekan kemarin, Persis Solo harus menyerah dengan skor 0-1 saat melawat ke kandang PSM Makassar, Gelora BJ Habibie.
Dari lima laga away, tak ada satu pun kemenangan yang bisa diamankan Persis Solo. Mereka tercatat meraih dua hasil imbang saat melakukan perjalanan ke markas PSS Sleman (2-2) dan Dewa United (0-0).
Sementara itu, tiga laga tandang lainnya berakhir dengan kekalahan, yakni saat bertamu ke kandang Madura United (3-4), Persik Kediri (0-2), dan terakhir PSM Makassar (0-1).
Hasil buruk yang kerap menimpa Laskar Sambernyawa ketika tak bermain di rumahnya sendiri memang berimbas pada perolehan poinnya. Sejauh ini, mereka menduduki peringkat ke-14 klasemen dengan koleksi 12 poin dari 10 laga.
Lemah Hadapi Set Pieces

Leonardo Medina mengatakan, salah satu kelemahan yang sejauh ini tak kunjung membaik dari Persis Solo ialah skema bola mati. Laskar Sambernyawa terhitung rentan kebobolan saat menghadapi set-piece dari tim lawan.
Hal itu setidaknya terbukti pada laga melawan PSM Makassar. Diego Bardanca dan kawan-kawan tak bisa sigap mengantisipasi set-piece tim tuan rumah hingga akhirnya kebobolan lewat gol Kenzo Nambu.
“Kami masih saja kebobolan lewat skema bola mati. Sebetulnya, kami telah berusaha untuk memperbaiki aspek tersebut. Namun, terkadang, di lapangan situasinya berbeda,” ujar Leonardo.
“Pada laga melawan PSM Makassar, sayangnya penjaga gawang kami menerima bola di kotak, tetapi para pemain tidak bisa bereaksi untuk mengantisipasinya,” imbuhnya.
Harus Berbenah

Juru taktik asal Meksiko itu memastikan, tim asal Kota Bengawan akan terus memperbaiki setiap kekurangan yang masih muncul. Kelemahan Persis saat menghadapi set-piece juga akan menjadi perhatian utama.
Apalagi, selanjutnya Laskar Sambernyawa akan kembali menjalani laga tandang. Kali ini, mereka akan melawat ke markas Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, Minggu (3/9/2023).
“Yang jelas, tidak ada cara lagi selain terus bekerja dan berusaha untuk memperbaiki kekurangan tersebut, yakni mengantisipasi bola-bola set-piece,” ujar pelatih berusia 52 tahun tersebut.
“Kami harus melakukan analisis dan terus melanjutkan pekerjaan untuk memperbaikinya. Sebab, kami kebobolan terlalu banyak dalam situasi-situasi tersebut,” imbuhnya.
Jadwal Persis Solo Berikutnya

Pekan ke-11 BRI Liga 1 2023/2024
- Barito Putera Vs Persis Solo
- Minggu, 3 September 2023
- Stadion Demang Lehman, Kalimantan Selatan
- Kick-off: 19.00 WIB
Klasemen BRI Liga 1 2023/2024
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Aryo Atmaja) 30 Agustus 2023
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
