
Bola.net - Manejer Persiwa Wamena Agus Santoso mengaku telah membayar sebagian gaji pemain dan pelatih yang tertunda empat bulan usai pertandingan terakhir putaran pertama saat menjamu Gresik United di Stadion Pendidikan. Menurutnya, gaji pemain dan pelatih Persiwa Wamena telah dibayarkan dua hingga tiga bulan.
"Manejemen sudah bayar gaji pemain dan pelatih, dan rata-rata dua hingga tiba bulan. Dan untuk gaji bulan keempat yang terhitung tanggal 10 bulan ini memang belum diberikan," ucap Agus seperti dilansir Antara.
Ketika disinggung soal persiapan di putaran kedua Indonesia Super League, Agus mengatakan timnya saat ini sudah berada di Malang, Jawa Timur guna persiapan menghadapi Gresik United dan Arema. "Persiapan tengah berjalan dan saat ini tim sudah berada di Malang," katanya.
Terkait kasus yang menimpa Pieter Rumaropen, Agus menyampaikan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil banding yang diajukan beberapa waktu lalu kepada Komdis PSSI. Ia mengatakan bahwa materi banding telah diajukan beberapa waktu lalu oleh pihaknya.
"Saya juga menunggu keputusan Komdis PSSI atau barangkali ada materi yang kurang terkait banding kami maka akan segera saya lengkapi," katanya.
Pihaknya berharap Pieter Rumaropen mendapat pengurangan hukuman dari Komdis PSSI. "Yah, paling tidak hukuman Pieter bisa dikurangi dari hukuman yang semula mematikan karir seorang pemain bola profesional," imbuh Agus.
Pieter Rumaropen oleh Komdis PSSI dijatuhi hukuman pelarangan main sepak bola seumur hidup ketika dirinya kedapatan kamera memukul wasit saat Persiwa bertandang ke markas Pelita Bandung Raya pertengahan bulan lalu. (ant/mac)
"Manejemen sudah bayar gaji pemain dan pelatih, dan rata-rata dua hingga tiba bulan. Dan untuk gaji bulan keempat yang terhitung tanggal 10 bulan ini memang belum diberikan," ucap Agus seperti dilansir Antara.
Ketika disinggung soal persiapan di putaran kedua Indonesia Super League, Agus mengatakan timnya saat ini sudah berada di Malang, Jawa Timur guna persiapan menghadapi Gresik United dan Arema. "Persiapan tengah berjalan dan saat ini tim sudah berada di Malang," katanya.
Terkait kasus yang menimpa Pieter Rumaropen, Agus menyampaikan bahwa pihaknya sedang menunggu hasil banding yang diajukan beberapa waktu lalu kepada Komdis PSSI. Ia mengatakan bahwa materi banding telah diajukan beberapa waktu lalu oleh pihaknya.
"Saya juga menunggu keputusan Komdis PSSI atau barangkali ada materi yang kurang terkait banding kami maka akan segera saya lengkapi," katanya.
Pihaknya berharap Pieter Rumaropen mendapat pengurangan hukuman dari Komdis PSSI. "Yah, paling tidak hukuman Pieter bisa dikurangi dari hukuman yang semula mematikan karir seorang pemain bola profesional," imbuh Agus.
Pieter Rumaropen oleh Komdis PSSI dijatuhi hukuman pelarangan main sepak bola seumur hidup ketika dirinya kedapatan kamera memukul wasit saat Persiwa bertandang ke markas Pelita Bandung Raya pertengahan bulan lalu. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 16 Juni 2023 03:00 -
Bola Indonesia 22 Agustus 2020 22:04 -
Bolatainment 21 Agustus 2019 23:23Lima Bulan Bertugas di Wamena, Ini Kenangan Penggawa Arema pada Papua
LATEST UPDATE
-
Otomotif 8 Maret 2026 15:19 -
Liga Champions 8 Maret 2026 14:54 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 14:23 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:59 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34 -
Liga Italia 8 Maret 2026 13:22
MOST VIEWED
- Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
- Tegas! Viking Pilih Jaga Jarak dengan Bonek, Istirahatkan Slogan Viking-Bonek Satu Hati
- Hasil Arema FC vs Bali United: Drama 7 Gol dan 2 'Bunuh Diri' di Stadion Kanjuruhan
- Ketika Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan dan Berujung Denda Rp50 Juta untuk Persita Tangerang
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)

