FOLLOW US:


Petaka Persib Bandung Bermula dari Gol Stefano Lilipaly

27-07-2019 07:37

 | Yaumil Azis

Petaka Persib Bandung Bermula dari Gol Stefano Lilipaly
Para pemain Bali United merayakan gol ke gawang Mitra Kukar pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot, Jawa Barat, Minggu (03/03). © Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Persib Bandung pulang dari lawatannya ke markas Bali United dengan tertunduk lesu. Kala menghadapi skuat asuhan Stefano Cugurra Teco tersebut di laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 hari Jumat (26/7) kemarin, mereka tumbang dengan skor 0-2.

Pelatih Persib, Robert Alberts, mengakui timnya tampil antiklimaks.

"Ini tidak sesuai dengan rencana dan kami dalam situasi sulit karena kesalahan individual ketika laga baru berjalan dua menit," ungkap Robert.

Pernyataan Robert merujuk pada gol cepat Bali United yang dicetak oleh Stefano Lilipaly pada menit kempat. Berawal dari serangan balik cepat, Bali United langsung menghajar lini belakang Maung Bandung. Pada saat Lilipaly menerima umpan, hanya ada dua pemain belakang Persib.

Diakui Robert, pertandingan ini sulit karena menghadapi tim yang berpengalaman dan memiliki pertahanan terbaik di Liga 1.

"Tapi saya harus katakan, setelah 25 menit, tim ini mulai menemukan bentuk permainan. Mereka mencari cara untuk menyerang dan itu berlanjut pada babak kedua," kata Robert.

Pemain Persib juga terus berusaha untuk mencetak gol hingga akhirnya kehilangan fokus di pertahanan.

"Kami punya beberapa kesempatan menyamakan skor tapi lini belakang terbuka dan lawan bisa mencetak gol lagi. Soal gol terakhir, kami sedikit tidak beruntung," katanya.

Bali United mencetak gol kedua tepat satu menit menjelang bubaran. Mantan striker Persib Bandung, Ilijan Spasojevic, yang menyempurnakan kemenangan Bali United tersebut.

Scroll ke bawah untuk menyimak informasi selengkapnya.

1 dari 1

Tidak Mudah

Secara keseluruhan, menurut Robert, pemain Persib sudah berusaha keras mengejar skor. Tapi, setelah tertinggal pada awal laga, timnya tampil terbebani dan terburu-buru untuk mencetak gol.

"Apabila memulai laga dengan posisi tertinggal ketika baru berjalan dua menit, itu tidak mudah untuk membalikkan keadaan melawan tim yang berpengalaman," tutur Robert.

Sumber: Bola.com