
Bola.net - Promotor turnamen Piala Presiden, Hasani Abdul Gani, memastikan sudah memiliki Komisi Disiplin (Komdis) dan Komisi Banding (Komding). Namun disampaikannya, hal tersebut berasal dari tim legal induk.
Selain regulasi, dilanjutkannya, ketiga tim tersebut sebelumnya menjadi pertanyaan besar dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
"Semua nama-namanya juga sudah kami serahkan. Pihak luar dipakai hanya untuk Komite wasit. Banding dan Disiplin dari legal Mahaka. Bukan dari kami, tapi holding-nya dan mereka akan bertugas apabila ada kejadian di Piala Presiden," kata Hasani Abdul Gani.
Nantinya, ditambahkan Hasani, bahwa Komite Wasit dipimpin Kolonel Corps Polisi Militer, Rudi Yulianto. Bahkan, juga sudah menggandeng konsultan auditor Price Water House.
"Itu ketuanya, dan nanti akan memiliki anggota. Kalau soal keterbukaan, tidak perlu khawatir karena kami bekerja sama dengan Price Water. Laporan akan berasal dari Price Water. Mereka pihak ketiga dan punya nama serta bisa dipertanggungjawabkan. Kalau ingin buka-bukaan atau bersih-bersih, salah satunya seperti ini," tukasnya.
Sebelumnya, Hasani mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari BOPI. Selain itu, menyepakati perubahan nama Persebaya, dan pengambilalihan hak panitia pelaksana pertandingan Arema Cronus.
Masih disampaikan Hasani, tidak menampik keharusan perubahan nama. Namun, belum bisa menyebut nama baru Persebaya untuk Piala Presiden.
"Tadi ada dialog dengan saya, BOPI, dan Pak Gede. Mereka yang akan memutuskan tambahan nama. Dengan Bonek 1927, sepertinya tidak keberatan solusi ini," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Selain regulasi, dilanjutkannya, ketiga tim tersebut sebelumnya menjadi pertanyaan besar dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).
"Semua nama-namanya juga sudah kami serahkan. Pihak luar dipakai hanya untuk Komite wasit. Banding dan Disiplin dari legal Mahaka. Bukan dari kami, tapi holding-nya dan mereka akan bertugas apabila ada kejadian di Piala Presiden," kata Hasani Abdul Gani.
Nantinya, ditambahkan Hasani, bahwa Komite Wasit dipimpin Kolonel Corps Polisi Militer, Rudi Yulianto. Bahkan, juga sudah menggandeng konsultan auditor Price Water House.
"Itu ketuanya, dan nanti akan memiliki anggota. Kalau soal keterbukaan, tidak perlu khawatir karena kami bekerja sama dengan Price Water. Laporan akan berasal dari Price Water. Mereka pihak ketiga dan punya nama serta bisa dipertanggungjawabkan. Kalau ingin buka-bukaan atau bersih-bersih, salah satunya seperti ini," tukasnya.
Sebelumnya, Hasani mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari BOPI. Selain itu, menyepakati perubahan nama Persebaya, dan pengambilalihan hak panitia pelaksana pertandingan Arema Cronus.
Masih disampaikan Hasani, tidak menampik keharusan perubahan nama. Namun, belum bisa menyebut nama baru Persebaya untuk Piala Presiden.
"Tadi ada dialog dengan saya, BOPI, dan Pak Gede. Mereka yang akan memutuskan tambahan nama. Dengan Bonek 1927, sepertinya tidak keberatan solusi ini," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Erick Thohir Pastikan Piala Presiden Bebas dari Dana Pemerintah
- Promotor Piala Presiden Gandeng Konsultan Auditor Internasional
- Rekomendasi Tak Turun, Promotor Piala Presiden Akan Lapor Jokowi
- Pertahankan Arema dan Persebaya, Promotor Piala Presiden Ogah Rugi
- Promotor Piala Presiden Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta BOPI
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 April 2026 16:11Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
