FOLLOW US:


Polemik Beto dan Zulfiandi, PSSI Tolak Keinginan Sriwijaya FC

02-11-2018 01:43
Polemik Beto dan Zulfiandi, PSSI Tolak Keinginan Sriwijaya FC
Alberto Goncalves © Liputan6.Com/Helmi Fithriansyah

Bola.net - Sriwijaya FC meminta dispensasi kepada PSSI terkait pemanggilan dua pemainnya, Alberto Goncalves dan Zulfiandi ke Timnas Indonesia. Hal itu tak lepas dari keberadaan tim berjuluk Laskar Wong Kito itu di klasemen sementara Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak musim ini.

Saat ini, Sriwijaya FC menempati posisi ke-15 dengan 33 poin. Tim asal Kota Palembang itu hanya berselisih satu angka dari PS Tira yang ada di peringkat ke-16 atau zona degradasi.

Sriwijaya FC masih menyisakan enam pertandingan untuk bisa menjauh dari zona merah. Namun dalam perjuangannnya itu, mereka harus kehilangan Beto dan Zulfiandi yang memperkuat Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018.

Menanggapi permintaan dispensasi Sriwijaya FC, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menolak untuk berkompromi. Pria asal Ngawi, Jawa Timur ini mengatakan harusnya klub telah mengetahui konsekuensinya.

"Jauh-jauh hari PSSI sudah menyampaikan, bahkan sebelum kompetisi kick off. Ada beberapa event yang harus kami kelola bersama-sama, ada Asian Games dan Piala AFF di tahun 2018 ini. Semua ini harus kami atur agar kompetisi tetap bisa berlangsung. Tapi seperti diketahui sebagai federasi kami juga ingin indikator pencapaian yang diukur dari pencapaian Timnas diprioritas, yang mau tidak mau disetujui oleh semuanya," ujar Joko ketika ditemui di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (1/11).

"Menjelang putaran kedua, PSSI juga sudah menyampaikan bahwa kompetisi ini akan berakhir berbarengan dengan Piala AFF, dan PSSI telah menyampaikan bahwa Timnas adalah prioritas. Pemanggilan pemain oleh Timnas adalah kewajiban sesuai dengan keinginan pelatih. Oleh karenanya, kami memahami bahwa setiap klub ingin bertanding dengan skuat terbaik yang mereka miliki untuk tujuan masing-masing, yaitu menjadi yang terbaik, menghindari degrasi, atau apapun," tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Jokdri ini mengatakan, peraturan ini berlaku untuk semua klub. Pemain yang sedang membela Timnas Indonesia tidak boleh dipinjam timnya.

"Oleh karenanya PSSI tidak ingin berkompromi tentang keputusan ini, karena ini sudah disampaikan dan Timnas harus menjadi prioritas. Jadi tidak hanya untuk satu atau dua klub, tapi semua klub, bahwa pemanggilan pemain untuk Timnas adalah kepentingan merah putih dan ini komitmen yang bukan tiba tiba pula. Kami yakin klub dan pemain sebenarnya memiliki komitmen yang sama untuk pencapaian Timnas yang terbaik di Piala AFF," katanya.

Di Piala AFF, Timnas Indonesia tergabung di Grup B. Lawan-lawan yang akan dihadapi pasukan Bima Sakti itu adalah Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Filipina.