
Bola.net - PSM Makassar akan menjamu PSLS Lhokseumawe di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (24/9/2013) malam. Tim Ayam Jantan dari Timur bertekad melanjutkan tren positif untuk mengamankan poin penuh setelah sebelumnya sukses menundukkan tamunya Persiraja Banda Aceh dengan skor telak 3-0.
Menghadapi PSLS, PSM tidak bisa tampil dengan tim terbaiknya. Dua pemain pilarnya bakal absen yaitu Rasyid A Bakri yang masih membela Timnas U-23 dan I Ketut Mahendra atau yang akrab disapa Lebut terkena akumulasi kartu kuning.
Untuk menggantikan Rasyid, caretaker pelatih PSM, Imran Amirullah, sudah menempatkan Kurniawan Karman. Untuk mengganti peran Lebut sebagai benteng pertahanan, Imran menempatkan Hendra Wijaya yang biasanya beroperasi di bek kanan lebih ke dalam berduet dengan Cristian Febre. Sementara tugas Hendra akan ditempatkan Aswar Syamsuddin.
Menghadapi PSLS, Imran akan menggunakan pola 4-1-3-2. Di mana, Fandy Edy ditempatkan sebagai gelandang jangkar. Namun, jika Fandy Edy ditarik ke belakang seandainya Rasul harus istirahat, maka peran Fandy akan diberikan kepada La Mursalim.
Syamsul Chaeruddin akan bergerilya di lapangan tengah dan dibantu Kurniawan di sayap kiri serta Kaharuddin di sayap kanan. Ujung tombak masih dipercayakan pada Andi Oddang dan ditopang Abdul "Abanda" Rahman.
"Kita pasti ingin menyerang dari mana saja tergantung peluang kita yang lebih besar di mana. Sayap memang bagus untuk menyerang memanfaatkan kecepatan pemain," kata Imran.
Dengan strategi ini, Imran berharap kembali bisa mengamankan poin penuh. Sekaligus untuk membalas kekalahan yang dialami saat putaran pertama lalu.
"Target penuh di kandang itu mutlak. Tidak boleh kecolongan. Saya sudah minta agar anak-anak main tenang sehingga tidak membuang banyak peluang seperti saat lawan Persiraja. Kita harus fokus untuk meraih kemenangan," katanya.
Sementara itu, pihak PSLS juga tidak bisa tampil full. Empat pemain pilarnya absen. Krisis pemain tersebut memaksa pelatih Nasrul Koto menggunakan pola 4-5-1.
Tanpa Raul Carlos, Nasrul akan menempatkan Suheri Daud di depan dan memperkuat lini tengah maupun belakang. "Bukan berarti PSLS main bertahan karena saya tidak suka dengan negative football," katanya.
Menurut Nasrul dengan pola itu, pihaknya bakal mengandalkan serangan balik. Apalagi, Suheri Daud bisa diandalkan menjadi target man karena mempunyai kecepatan, atau bisa juga Rivaldi muncul dari lini kedua.
Menghadapi PSM, Nasrul akui jika lawannya itu sedang dalam kondisi bagus setelah menang 3-0 atas Persiraja.
"Mental PSM pasti sedang di puncak setelah kemenangan atas Persiraja. Kepercayaan diri mereka bakal berlipat ganda apalagi tampil di kandang. Semoga anak-anak bisa tampil bagus dan meladeni permainan mereka dengan baik," lanjut Nasrul sambil mengatakan akan mengantisipasi pergerakan striker PSM, Andi Oddang. (nda/dzi)
Menghadapi PSLS, PSM tidak bisa tampil dengan tim terbaiknya. Dua pemain pilarnya bakal absen yaitu Rasyid A Bakri yang masih membela Timnas U-23 dan I Ketut Mahendra atau yang akrab disapa Lebut terkena akumulasi kartu kuning.
Untuk menggantikan Rasyid, caretaker pelatih PSM, Imran Amirullah, sudah menempatkan Kurniawan Karman. Untuk mengganti peran Lebut sebagai benteng pertahanan, Imran menempatkan Hendra Wijaya yang biasanya beroperasi di bek kanan lebih ke dalam berduet dengan Cristian Febre. Sementara tugas Hendra akan ditempatkan Aswar Syamsuddin.
Menghadapi PSLS, Imran akan menggunakan pola 4-1-3-2. Di mana, Fandy Edy ditempatkan sebagai gelandang jangkar. Namun, jika Fandy Edy ditarik ke belakang seandainya Rasul harus istirahat, maka peran Fandy akan diberikan kepada La Mursalim.
Syamsul Chaeruddin akan bergerilya di lapangan tengah dan dibantu Kurniawan di sayap kiri serta Kaharuddin di sayap kanan. Ujung tombak masih dipercayakan pada Andi Oddang dan ditopang Abdul "Abanda" Rahman.
"Kita pasti ingin menyerang dari mana saja tergantung peluang kita yang lebih besar di mana. Sayap memang bagus untuk menyerang memanfaatkan kecepatan pemain," kata Imran.
Dengan strategi ini, Imran berharap kembali bisa mengamankan poin penuh. Sekaligus untuk membalas kekalahan yang dialami saat putaran pertama lalu.
"Target penuh di kandang itu mutlak. Tidak boleh kecolongan. Saya sudah minta agar anak-anak main tenang sehingga tidak membuang banyak peluang seperti saat lawan Persiraja. Kita harus fokus untuk meraih kemenangan," katanya.
Sementara itu, pihak PSLS juga tidak bisa tampil full. Empat pemain pilarnya absen. Krisis pemain tersebut memaksa pelatih Nasrul Koto menggunakan pola 4-5-1.
Tanpa Raul Carlos, Nasrul akan menempatkan Suheri Daud di depan dan memperkuat lini tengah maupun belakang. "Bukan berarti PSLS main bertahan karena saya tidak suka dengan negative football," katanya.
Menurut Nasrul dengan pola itu, pihaknya bakal mengandalkan serangan balik. Apalagi, Suheri Daud bisa diandalkan menjadi target man karena mempunyai kecepatan, atau bisa juga Rivaldi muncul dari lini kedua.
Menghadapi PSM, Nasrul akui jika lawannya itu sedang dalam kondisi bagus setelah menang 3-0 atas Persiraja.
"Mental PSM pasti sedang di puncak setelah kemenangan atas Persiraja. Kepercayaan diri mereka bakal berlipat ganda apalagi tampil di kandang. Semoga anak-anak bisa tampil bagus dan meladeni permainan mereka dengan baik," lanjut Nasrul sambil mengatakan akan mengantisipasi pergerakan striker PSM, Andi Oddang. (nda/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35Menpora Dorong PSSI Berikan Jalan Keluar Bagi Litvinov
-
Bola Indonesia 9 Juni 2014 10:48Tiga Bulan Tak Digaji, Pemain Rusia Ini Jualan Jus di Solo
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Juli 2026 08:30Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
BERITA LAINNYA
-
indonesia 17 Juli 2026 18:02Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
-
indonesia 17 Juli 2026 14:47Igor Tolic Sebut Frans Putros Ingin Cari Tantangan Baru di Luar Persib
-
indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:30Top 3: Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Hemat Rp 50 Triliun
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:23Menkum Ungkap Alasan Biaya Lepas Status WNI Naik Jadi Rp 5 Juta
-
Liputan6 21 Juli 2026 08:15Prabowo Minta Kajian Beri Bantuan Bahan Bangunan untuk Masyarakat
-
Liputan6 21 Juli 2026 07:27KPK Wanti-Wanti Potensi Korupsi Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T
-
Liputan6 21 Juli 2026 06:35PGN: Gas Metana Tak Terdeteksi di Lokasi Ledakan Grand Polonia Medan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302235/original/005037200_1784537483-1000382590.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5188822/original/006176700_1744712084-image1__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302551/original/025485300_1784591814-c126f235-1582-431e-bd9b-5e66c5a9ddcb.jpg)
