
Bola.net - Dua pemain Arema Cronus, masing-masing Cristian Gonzales dan Kurnia Meiga bersama-sama keluarganya, bermain sepak bola di tengah jalan. Mereka bermain bola di depan rumah milik Gonzales di Perumahan Puncak Dieng Eksklusif, Blok II-1 Nomor 4, Kota Malang.
Gonzales bersama istrinya, Eva Nurida dan dua anaknya berada dalam satu tim. Eva bertindak sebagai kiper dibantu anak perempuannya. Sementara Gonzales dan anak laki-lakinya sebagai penyerang, dengan dibantu beberapa orang.
Sementara di pihak lain, ada Kurnia Meiga yang dibantu oleh sejumlah sahabatnya. Istri Meiga yang masih memiliki bayi kecilpun turun ke lapangan sebagai kiper.
Aksi yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit itu merupakan bentuk protes kepada Menteri Pemuda dan Olahraga serta BOPI yang tidak merekomendasikan Arema ikut QNB League 2015.
"Ini apresiasi kepada para Aremania yang juga bermain bola di jalanan. Untuk refreshing saja, kami main bola di jalan," kata Gonzales kepada kontributor Merdeka.com, Darmadi Sasongko, Senin (27/4).
Gonzales memiliki keresahan akibat larangan untuk Arema yang tidak bisa mengikuti kompetisi. Dia meminta Menpora untuk mempertimbangkan kebijakan tersebut. Keputusan itu memberi dampak psikologis bagi semangat bermain tim.
"Kami berharap Menpora bisa berpikir ulang agar Arema bisa ikut kompetisi," tegasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Kurnia Meiga. Dirinya khawatir dengan nasib para pemain. Secara psikologis, sudah tidak semangat karena tidak ada pertandingan, satu sisi pihaknya masih terikat kontrak dengan Arema.
"Sesuai prosedur saya masih pemain Arema. Tidak hanya saya, anggota tim lain juga terpengaruh dengan persoalan sekarang," katanya. [initial]
(dar/pra)
Gonzales bersama istrinya, Eva Nurida dan dua anaknya berada dalam satu tim. Eva bertindak sebagai kiper dibantu anak perempuannya. Sementara Gonzales dan anak laki-lakinya sebagai penyerang, dengan dibantu beberapa orang.
Sementara di pihak lain, ada Kurnia Meiga yang dibantu oleh sejumlah sahabatnya. Istri Meiga yang masih memiliki bayi kecilpun turun ke lapangan sebagai kiper.
Aksi yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit itu merupakan bentuk protes kepada Menteri Pemuda dan Olahraga serta BOPI yang tidak merekomendasikan Arema ikut QNB League 2015.
"Ini apresiasi kepada para Aremania yang juga bermain bola di jalanan. Untuk refreshing saja, kami main bola di jalan," kata Gonzales kepada kontributor Merdeka.com, Darmadi Sasongko, Senin (27/4).
Gonzales memiliki keresahan akibat larangan untuk Arema yang tidak bisa mengikuti kompetisi. Dia meminta Menpora untuk mempertimbangkan kebijakan tersebut. Keputusan itu memberi dampak psikologis bagi semangat bermain tim.
"Kami berharap Menpora bisa berpikir ulang agar Arema bisa ikut kompetisi," tegasnya.
Hal serupa disampaikan oleh Kurnia Meiga. Dirinya khawatir dengan nasib para pemain. Secara psikologis, sudah tidak semangat karena tidak ada pertandingan, satu sisi pihaknya masih terikat kontrak dengan Arema.
"Sesuai prosedur saya masih pemain Arema. Tidak hanya saya, anggota tim lain juga terpengaruh dengan persoalan sekarang," katanya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Agum Gumelar Heran PSSI Dibekukan Pemerintah
- 'Jokowi Jangan Ikut Campur Konflik PSSI dan Menpora'
- Menpora Minta GP Ansor dan Banser Ikut Mengawal Sepakbola Indonesia
- Ini Syarat Menpora Agar Persebaya dan Arema Bisa Berkompetisi
- Menpora Optimistis Pertemuan Bersama Klub Berbuah Positif
- Ikut Sepakbola Jalanan ala Aremania, Ini Kata Suharno
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:43Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
-
Bulu Tangkis 7 Juni 2026 11:42Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
MOST VIEWED
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
