
Bola.net - Sekjen PSSI, Joko Driyono meminta PT LPIS segera menindaklanjuti keputusan Komdis PSSI terkait sanksi kepada tiga klub Indonesian Premier League (IPL) yang didiskualifikasi.
Ketiga klub yang didiskualifikasi berdasarkan Rapat Komdis PSSI, Jumat (30/8) lalu, dan tidak boleh bertanding di putaran kedua adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang dan Persija Jakarta.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan LPIS. Kami meminta segera memfollow up keputusan Komdis karena seluruh keputusan harus dieksekusi," kata Joko Driyono seperti dilansir Antara.
Menurut Jokdri, keputusan Komdis PSSI yang harus segera dilaksanakan PT LPIS adalah menjadwal ulang pertandingan putaran kedua setelah tiga klub di atas didiskualifikasi karena sering tidak menjalani pertandingan atau WO.
"Sanksi untuk ketiga klub ini (Persibo, Persema dan Persija) sudah berjalan. Makanya harus disesuaikan. Pada prinsipnya LPIS tetap menginginkan pertandingan putaran kedua sesuai dengan yang sudah dijadwalkan," kata pria asal Ngawi itu.
"LPIS juga harus memastikan kesiapan klub yang akan bertanding terutama untuk tanggal 4. Jangan-jangan lawan sudah siap malahan tim tuan rumah tidak siap atau sebaliknya. Begitu juga lawan tim yang didiskualifikasi," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.
Selain didiskualifikasi pada putaran kedua IPL, tiga klub tersebut juga mendapat denda masing-masing Rp 150 juta dan pengurangan poin sesuai jumlah WO.
Ketiga klub yang didiskualifikasi berdasarkan Rapat Komdis PSSI, Jumat (30/8) lalu, dan tidak boleh bertanding di putaran kedua adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang dan Persija Jakarta.
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan LPIS. Kami meminta segera memfollow up keputusan Komdis karena seluruh keputusan harus dieksekusi," kata Joko Driyono seperti dilansir Antara.
Menurut Jokdri, keputusan Komdis PSSI yang harus segera dilaksanakan PT LPIS adalah menjadwal ulang pertandingan putaran kedua setelah tiga klub di atas didiskualifikasi karena sering tidak menjalani pertandingan atau WO.
"Sanksi untuk ketiga klub ini (Persibo, Persema dan Persija) sudah berjalan. Makanya harus disesuaikan. Pada prinsipnya LPIS tetap menginginkan pertandingan putaran kedua sesuai dengan yang sudah dijadwalkan," kata pria asal Ngawi itu.
"LPIS juga harus memastikan kesiapan klub yang akan bertanding terutama untuk tanggal 4. Jangan-jangan lawan sudah siap malahan tim tuan rumah tidak siap atau sebaliknya. Begitu juga lawan tim yang didiskualifikasi," kata pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu.
Selain didiskualifikasi pada putaran kedua IPL, tiga klub tersebut juga mendapat denda masing-masing Rp 150 juta dan pengurangan poin sesuai jumlah WO.
(ant/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Juli 2026 19:31Mitchell Baker Pimpin Daftar Top Skor Piala AFF 2026
-
Tim Nasional 31 Juli 2026 19:19Man of the Match Timor Leste vs Indonesia: Shayne Pattynama
BERITA LAINNYA
-
indonesia 31 Juli 2026 19:46Link Streaming Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Tampines Rovers
-
indonesia 31 Juli 2026 15:08Link Streaming Piala Presiden 2026: Arema FC vs DPMM FC
-
indonesia 31 Juli 2026 13:25Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Jumat 31 Juli 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Juli 2026 19:14Ribuan Personel Kawal Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Besok
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:53Infografis Daftar Kenaikan Tukin Prajurit TNI
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:29Kepala BGN soal Putusan MK: Anggaran MBG Urusan Kemenkeu
-
Liputan6 31 Juli 2026 18:22Misteri 13 Jam Terakhir Sutrimo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312517/original/044828500_1785502229-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_19.41.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180934/original/084797400_1743849572-20250405-Monas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312485/original/068653900_1785498847-b2f8323a-166a-445d-9eb1-b20b3f3f932d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310396/original/000680700_1785315998-email-attachment_2026_07_29_windanelfira-at-klyid_bgn-luncurkan-pusat-pelayanan-terpadu-layani-aduan-soal-mbg-lewat-call-center-whatsapp_IMG_2956.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308334/original/005435400_1785137531-64336.jpg)

