
Bola.net - Kian merosotnya kualitas persepakbolaan di Indonesia membuat Bob Hippy prihatin. Mantan penggawa Timnas Indonesia ini berharap sepakbola Indonesia segera melakukan revolusi mental.
"Sejauh ini, tak ada perubahan positif dari sepakbola Indonesia. Semua ini akibat dari buruknya sistem, termasuk kompetisi, yang ada selama ini," ujar pria yang juga mantan anggota Komite Eksekutif PSSI ini pada Bola.net.
"Yang jelas, harus ada revolusi mental dari seluruh stakeholder sepakbola Indonesia. Mereka, terutama PSSI harus mau membenahi sistem yang selama ini berjalan," sambungnya.
Sebelumnya, merosotnya kualitas sepakbola Indonesia membuat prihatin banyak pihak. Demi memperbaiki persepakbolaan Indonesia, pihak-pihak ini meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi untuk turun tangan dan melakukan intervensi pada PSSI.
Selain itu, tuntutan tersebut juga bergaung di dunia maya. Bahkan, Rabu (10/12) kemarin tagar #BekukanPSSI sempat menjadi trending topic di Twitter.
Sementara itu, Bob Hippy menegaskan bahwa sepakbola Indonesia mutlak dibenahi. Pasalnya, bagi Indonesia, sepakbola merupakan sebuah modal sosial yang amat berharga.
"Ketika sendi-sendi berbangsa sudah jatuh, kita perlu mempertahankan sepakbola sebagai benteng moral," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Sejauh ini, tak ada perubahan positif dari sepakbola Indonesia. Semua ini akibat dari buruknya sistem, termasuk kompetisi, yang ada selama ini," ujar pria yang juga mantan anggota Komite Eksekutif PSSI ini pada Bola.net.
"Yang jelas, harus ada revolusi mental dari seluruh stakeholder sepakbola Indonesia. Mereka, terutama PSSI harus mau membenahi sistem yang selama ini berjalan," sambungnya.
Sebelumnya, merosotnya kualitas sepakbola Indonesia membuat prihatin banyak pihak. Demi memperbaiki persepakbolaan Indonesia, pihak-pihak ini meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi untuk turun tangan dan melakukan intervensi pada PSSI.
Selain itu, tuntutan tersebut juga bergaung di dunia maya. Bahkan, Rabu (10/12) kemarin tagar #BekukanPSSI sempat menjadi trending topic di Twitter.
Sementara itu, Bob Hippy menegaskan bahwa sepakbola Indonesia mutlak dibenahi. Pasalnya, bagi Indonesia, sepakbola merupakan sebuah modal sosial yang amat berharga.
"Ketika sendi-sendi berbangsa sudah jatuh, kita perlu mempertahankan sepakbola sebagai benteng moral," tandasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- PSSI Berencana Gelar Kompetisi ISL U-19
- Huistra Mengaku Kesulitan Kembangkan Sepakbola Indonesia
- Djohar Bantah PSSI Tak Transparan Soal Keuangan
- Diminta PSSI, Boy Rafli Amar Tunggu Arahan Kapolri
- Tujuh Klub Terancam Dilarang Tampil di ISL Musim Depan
- FDSI: Ini Kemenangan Bagi Pecinta Sepakbola Nasional
- FDSI: Pelan-pelan, Kebenaran Pasti Yang Akan Menang
- KIP Putuskan PSSI Adalah Badan Publik
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 6 Juni 2026 11:18Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
MOST VIEWED
Tinggalkan Persib Bandung, Layvin Kurzawa Kirim Pesan Perpisahan yang Menyentuh
Persib Lepas Layvin Kurzawa dengan Penuh Respek: Terima Kasih atas Dedikasi, Kerja Keras, Profesionalisme, dan Komitmen
Resmi, 2 Bintang Brasil Angkat Kaki dari Persija: Kontrak Maxwell Souza dan Allano Lima Tidak Diperpanjang
Resmi! Usai Tinggalkan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Klub Thailand dan Main Bareng Asnawi Mangkualam
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)
