FOLLOW US:


Shopee Liga 1 2020: Berkah Bagi Pemain Muda di Balik Gelombang Hengkangnya Legiun Asing

17-09-2020 13:59

 | Asad Arifin

Shopee Liga 1 2020: Berkah Bagi Pemain Muda di Balik Gelombang Hengkangnya Legiun Asing
Oh In-Kyun © Arema FC Official

Bola.net - Shopee Liga 1 2020 ditinggal para pemain asing yang tidak sepakat dengan kontrak baru dengan klubnya. Situasi ini tentu berdampak pada kekuatan tim. Namun, ada juga berkah dari gelombang hengkangnya pemain asing.

Para pemain muda akan mendapati berkah itu. Menit bermain mereka bakal lebih terbuka. Apalagi, jika PSSI tidak segera membuka bursa transfer sehingga klub-klub tidak segera mendaftarkan pemain asing baru.

Kepergian para pemain asing tentu saja membuat kompetisi berpeluang tidak menarik. Apalagi nama-nama yang hengkang merupakan pemain asing dengan latar belakang gemilang di dunia sepak bola Indonesia.

Sampai Rabu (16/9/2020), sudah ada 11 pemain yang memilih mundur dari klub Indonesia. Meski demikian, kepergian para legiun asing tersebut bisa menjadi berkah buat para pemain muda.

Mereka bisa menjadi pengganti yang ideal para pemain asing. Situasi ini tentu saja membuat pelatih berpikir untuk memaksimalkan sumber daya pemain yang ada.

Tercatat ada lima pemain muda yang berpeluang mengais berkah dari migrasi pemain asing dari Shopee Liga 1 2020. Berikut ini lima pemain muda yang berpeluang mencuri perhatian dalam lanjutan kompetisi musim ini.

1 dari 5

David Maulana (Barito Putera)

David Maulana (Barito Putera)
Penggawa Garuda Select, David Maulana © Garuda Select for Bola.net

Barito Putera ditinggal Yashir Islame pada lanjutan Shopee Liga 1 2020. Kepergian pemain asal Palestina itu membuat pelatih Djadjang Nurdjaman bisa mengandalkan pemain muda.

Yashir Islame merupakan gelandang serang sehingga kepergiannya menjadi berkah buat David Maulana. Keduanya memiliki posisi yang sama.

David Maulana merupakan aset masa depan Barito Putera. Kapten Timnas Indonesia U-19 merupakan pemain yang bisa mengantur tempo permainan sehingga bisa diandalkan di lini tengah.

2 dari 5

Imanuel Rumbiak

Imanuel Rumbiak
Arthur Cunha da Rocha © Bola.com/Iwan Setiawan

Persipura Jayapura ditinggal Arthur Cunha jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020. Kepergian pemain asal Brasil itu meninggalkan lubang di jantung pertahanan Persipura.

Ini menjadi berkah buat Imanuel Rumbiak. Pemain berusia 21 tahun itu bisa menjadi pengganti yang tepat dan bertandem dengan Donny Monim atau Israel Wamiau.

Musim ini, Imanuel Rumbiak baru bermain selama 11 menit. Pelatih Jacksen Tiago bisa menjadikan Imanuel Rumbiak sebagai alternatif di jantung pertahanan Persipura.

3 dari 5

Feby Eka Putra

Feby Eka Putra
Duel antara pemain muda Arema FC, Feby Eka Putra, dan bek senior Persib Bandung, Supardi Nasir, kala kedua tim bertemu di pekan kedua Shopee Liga 1 2020 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020

Arema ditinggal Jonathan Bauman jelang laga lanjutan Shopee Liga 1 2020. Kepergian pemain asal Argentina itu tentu saja menjadi berkah buat Feby Eka Putra.

Pemain 21 tahun itu berpeluang menjadi pengganti yang tepat di lini serang Arema. Feby Eka Putra dikenal sebagai gelandang kreatif yang bisa membantu alur serangan Arema dan bisa diandalkan dalam mencetak gol.

Musim ini, Feby Eka baru bermain selama 97 menit. Kesempatan Feby Eka tentu saja lebih terbuka seiring kepergian Bauman.

4 dari 5

Septian Bagaskara

Septian Bagaskara
Pemain-pemain Persik Kediri © Bola.com/Gatot Susetyo

Persik Kediri ditinggal Nikola Asceric jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020. Kepergian pemain asal Serbia itu tentu saja menjadi berkah buat Septian Bagaskara.

Musim ini, Septian baru bermain sebanyak dua kali di Persik. Namun, pemain berusia 22 tahun itu belum mampu mencetak gol untuk klub berjulukan Macan Putih tersebut.

Kepergian Nikola Asceric berpeluang membuat Septian lebih leluasa di lini depan Persik. Menarik untuk menyaksikan kiprah pemain yang mencetak sembilan gol di Liga 2 2019 itu.

5 dari 5

Jayus Hariono

Jayus Hariono
Jayus Hariono © Bola.com/Iwan Setiawan

Arema FC juga ditinggal Oh In-kyun jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020. Kepergian pemain asal Korea Selatan itu menjadi berkah buat Jayus Hariono.

Pemain berusia 23 tahun itu berpeluang dijadikan pengganti yang ideal buat Bauman. Jayus musim ini belum mendapatkan kesempatan bermain di Arema.

Jayus memang murni bermain sebagai gelandang jangkar yang senang berduel dengan lawan. Tak jarang Jayus harus melakukan pelanggaran keras di lini tengah Arema FC.

Disadur dari Bola.com (Penulis: Zulfirdaus Harahap/Editor: Benediktus Gerendo, 17 September 2020)