FOLLOW US:


Soal Kelanjutan Kompetisi, Arema Loyal kepada Putusan PSSI

30-05-2020 01:13

 | Richard Andreas

Soal Kelanjutan Kompetisi, Arema Loyal kepada Putusan PSSI
Aremania, suporter Arema FC © Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal kelanjutan nasib kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku akan loyal apa pun keputusan federasi.

"Arema menegaskan akan loyal apa pun keputusan PSSI," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

"Apakah kompetisi dilanjutkan atau dihentikan, Arema memastikan bakal tetap loyal dan patuh," sambungnya.

Menurut Ruddy, PSSI pasti punya pertimbangan matang dalam memutuskan nasib kompetisi. Karenanya, Arema akan mengikuti apa pun yang telah diputuskan oleh federasi sepak bola Indonesia tersebut.

"PSSI kan yang punya kompetisi. Kami tentu saja akan manut dengan keputusan mereka," tutur Ruddy.

"Mereka pun mengambil keputusan berdasar keputusan pemerintah melalui BNPB," ia menambahkan.

Sebelumnya, ada usulan bahwa kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan. Usulan ini muncul dalam rapat antara klub-klub peserta Liga 1 musim 2020 dengan PSSI, Rabu (27/05). Salah satu klub yang mengusulkan agar kompetisi dilanjutkan adalah Arema.

Santer dikabarkan, jika digulirkan lagi, kompetisi akan mulai dihelat lagi pada medio Juli mendatang. Hal ini, sesuai dengan tahapan new normal dari pemerintah.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 1

Arema Berpatokan New Normal

Sementara itu, Ruddy Widodo menyebut bahwa ada sejumlah alasan di balik sikap timnya, yang mendukung kompetisi bergulir lagi. Menurutnya, hal ini tak lepas dari kebijakan pemerintah menerapkan gaya hidup 'kelaziman baru' (new normal) untuk menanggulangi dampak pandemi Corona.

"Menurut saya, protokol kelaziman baru (new normal) merupakan opsi terbaik yang bisa diambil untuk menghadapi pandemi saat ini," kata Ruddy.

Ruddy menyebut, sebagaimana industri-industri lain, sepak bola pun berkaitan erat dengan sektor lain. Jika industri sepak bola berhenti, aspek lain pun terimbas.

"Seperti kita lihat saat ini berapa banyak UMKM yang harus berhenti terimbas kompetisi yang juga mandek. Selain itu, banyak juga sektor-sektor yang juga terdampak," tutur Ruddy.

"Hal inilah yang menjadi pemikiran kita untuk memilih melanjutkan kompetisi, meski sebelumnya kami memilih agar kompetisi mandek," tandas manajer berusia 48 tahun ini.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)