Soal Kepastian Kompetisi, Arema Harap Operator dan Federasi Tegas

Ari Prayoga | 21 Maret 2020 02:40
Soal Kepastian Kompetisi, Arema Harap Operator dan Federasi Tegas
Skuat Arema FC rayakan gol Kushedya Hari Yudo ke gawang Tira Persikabo di pekan perdana Shopee Liga 1 2020 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (02/03/2020). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Sebuah asa dilontarkan manajemen Arema FC ihwal kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020. Klub berlogo singa mengepal tersebut berharap agar federasi dan operator segera memberi kepastian terkait kelanjutan kompetisi, yang saat ini dihentikan sementara.

"Kami berharap operator dan federasi mengambil keputusan tegas apa langkah berikutnya," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

"Apakah ini masuk ke status force majeure, semua pertandingan tertunda, atau seperti apa? Ini harus lekas diputuskan," sambungnya.

Sudarmaji menyebut, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru harus segera memutuskan status kompetisi. Pasalnya, menurut pria 44 tahun ini, banyak hal yang berkaitan dengan status kompetisi ini.

"Ini menyangkut juga hak dan kewajiban klub pada para pemain," tutur Sudarmaji.

Saat ini, Virus Covid, yang menyerang saluran pernapasan tersebut, sudah menjadi wabah di hampir seluruh pelosok dunia. Di wilayah Malang Raya pun, sudah ada beberapa orang yang menjadi suspect penderita Corona, bahkan ada di antara mereka yang sudah dipastikan terjangkit virus ini.

Pandemi Virus Corona ini berdampak pada semua sektor, termasuk sepak bola. Salah satu dampaknya, dan untuk mencegah penyebaran virus ini kian masif, kompetisi sepak bola Indonesia dihentikan sementara sejak awal pekan lalu. Akhir Maret ini dijadwalkan akan ada evaluasi terkait kelanjutan kompetisi.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Antisipasi Masa Status Darurat

Lebih lanjut, Sudarmaji pun menyebut bahwa pihaknya juga mengantisipasi masa status darurat sampai akhir Mei 2020. Hal ini, menurut mantan wartawan tersebut, juga akan berdampak terhadap bergulirnya kompetisi dan tim-tim peserta.

"Apakah ini akan berdampak terhadap izin pertandingan atau apa pun yang berkaitan dengan aktivitas klub? Saat ini yang ada masih simpang siur," kata Sudarmaji.

"Karenanya, penting agar ada langkah untuk mengantisipasi hal ini," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR