Spaso Bingung, Kartu Merah di IPL Tapi Dilarang Main di PI

Spaso Bingung, Kartu Merah di IPL Tapi Dilarang Main di PI
Spaso pertanyakan kartu merah yang diterimanya (c) ant
Bola.net - Ilija Spasojevic terpaksa ditinggal di Makassar saat PSM Makassar tur ke Jawa dan Sumatera. Padahal, pemain berusia 24 tahun itu sudah siap dengan koper di Mess PSM untuk berangkat bersama rombongan ke Malang, Senin (28/5) siang.

Striker asal Montenegro ini dilarang membela PSM pada pertandingan selanjutnya setelah menerima kartu merah langsung saat PSM menjamu Persiraja Banda Aceh pada lanjutan IPL, Sabtu (26/5) lalu. Spaso mengaku tidak percaya sekaligus bingung dengan keputusan PSSI yang ternyata juga melarangnya tampil di ajang Piala Indonesia.

Itu berarti bahwa Spaso tidak bisa membela PSM saat berjuang merebut tiket babak delapan besar Piala Indonesia. PSM akan menghadapi Arema Indonesia di Stadion Gajayana, Rabu (30/5) nanti. PSM yang pada leg pertama menang 2-1 minimal membutuhkan hasil seri untuk bisa memastikan kursi di babak perempat final.

"Ini aneh karena kartu merah itu di liga. Sementara, kami melawan Arema di Piala Indonesia. Ini tidak bisa dipercaya,” ungkap Spaso.

Sementara itu, Rully mengatakan bahwa larangan PSSI tersebut memang sudah sesuai aturan. Bahwa, setiap pemain yang mendapat kartu merah langsung akan berdampak pada pertandingan selanjutnya, apakah itu di liga ataupun Piala Indonesia.

“Ini berbeda jika mendapat kartu merah karena menerima dua kali kartu kuning. Maka hanya berimbas pada kompetisi yang bersangkutan,” ujarnya.

Tapi, Rully menegaskan PSM tengah melancarkan protes atas kartu merah langsung yang diterima Spaso. Karena, kartu merah tersebut dinilai tidak sepantasnya diberikan kepada striker bernomor punggung 9 itu.

Rully juga mengatakan bahwa jika PSSI hanya melarang Spaso main lawan Arema. Sementara lawan Semen Padang, Spaso boleh tampil.

“Saya sempat berbincang-bincang dengan pihak LPIS dan dia katakan bahwa Spaso hanya tidak boleh main di Malang. Tapi, saat saya bilang lawan apa boleh tampil lawan Semen Padang, dia menjawab, 'iya’,” kata Rully.

Tapi, Rully tetap mengharapkan agar PSSI dan LPIS segera merespon surat protes mereka. Pihak PSM berharap agar kartu merah yang diterima Spaso ditinjau ulang dan diputihkan. Sehingga Spaso bisa main di Malang ataupun pada pertandingan PSM selanjutnya. (nda/dzi)