
Bola.net - Manajemen Sriwijaya FC menegaskan bahwa pemilihan Stadion Manahan, Solo, sebagai venue melawan Arema Cronus dalam putaran kedua Piala Presiden (11/10) adalah pilihan terbaik.
Sekretaris Tim SFC, Ahmad Haris, menuturkan jika pemilihan Stadion Manahan terkait dengan kondisi luar biasa bencana kabut asap di Palembang. Bahkan, pihaknya merujuk pada surat rekomendasi promotor Piala Presiden terkait pelarangan menggelar pertandingan di Palembang akibat kabut asap tersebut.
"Untuk pemilihan stadion banyak alternatif seperti Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, setelah dipertimbangkan akhirnya manajemen memutuskan di Manahan, Solo," tuturnya.
Ditambahkannya lagi, Stadion Manahan Solo dipandang lebih cocok jika dibandingkan di Bandung dan Jakarta. "Bandung juga menggelar ajang semifinal, dikhawatirkan akan membuat panitia di sana kerepotan. Sementara di Jakarta, agak berat karena pengajuan izin bertanding di Stadion Gelora Bung Karno paling tidak butuh dua pekan," imbuhnya.
Sementara di Stadion Manahan Solo, klub hanya dihadapkan persoalan dukungan suporter karena jarak antara Malang dengan Solo relatif dekat. Ini tentu memudahkan para pendukung Arema Cronus untuk menyerbu Stadion Manahan.
"Sebenarnya ini suatu kerugian karena Sriwijaya FC tidak main di hadapan pendukung sendiri, tapi mau bagaimana lagi situasi sedang force majeure," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pertandingan SFC, Augie Bunyamin, mengatakan, telah melayangkan surat untuk menunjuk Panpel Pertandingan Persis Solo sebagai pelaksana pertandingan semifinal.
Sebelumnya, promotor Piala Presiden menyatakan pembatalan laga di Palembang setelah mendalami rekomendasi BLH dan BMKG terkait kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan. [initial]
(esa/asa)
Sekretaris Tim SFC, Ahmad Haris, menuturkan jika pemilihan Stadion Manahan terkait dengan kondisi luar biasa bencana kabut asap di Palembang. Bahkan, pihaknya merujuk pada surat rekomendasi promotor Piala Presiden terkait pelarangan menggelar pertandingan di Palembang akibat kabut asap tersebut.
"Untuk pemilihan stadion banyak alternatif seperti Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, dan Stadion Utama Gelora Bung Karno. Namun, setelah dipertimbangkan akhirnya manajemen memutuskan di Manahan, Solo," tuturnya.
Ditambahkannya lagi, Stadion Manahan Solo dipandang lebih cocok jika dibandingkan di Bandung dan Jakarta. "Bandung juga menggelar ajang semifinal, dikhawatirkan akan membuat panitia di sana kerepotan. Sementara di Jakarta, agak berat karena pengajuan izin bertanding di Stadion Gelora Bung Karno paling tidak butuh dua pekan," imbuhnya.
Sementara di Stadion Manahan Solo, klub hanya dihadapkan persoalan dukungan suporter karena jarak antara Malang dengan Solo relatif dekat. Ini tentu memudahkan para pendukung Arema Cronus untuk menyerbu Stadion Manahan.
"Sebenarnya ini suatu kerugian karena Sriwijaya FC tidak main di hadapan pendukung sendiri, tapi mau bagaimana lagi situasi sedang force majeure," lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana pertandingan SFC, Augie Bunyamin, mengatakan, telah melayangkan surat untuk menunjuk Panpel Pertandingan Persis Solo sebagai pelaksana pertandingan semifinal.
Sebelumnya, promotor Piala Presiden menyatakan pembatalan laga di Palembang setelah mendalami rekomendasi BLH dan BMKG terkait kualitas udara akibat kabut asap kebakaran lahan dan hutan. [initial]
Baca Juga:
- Panitia cetak 22 Ribu Tiket Pertandingan Sriwijaya FC vs Arema Cronus
- Mitra Kukar Janjikan Kejutan di Bandung
- Usai Piala Presiden, BOPI Dorong Penyelenggaraan Turnamen-Turnamen Sepakbola
- Prediksi Persib Bandung vs Mitra Kukar 10 Oktober 2015
- Kehadiran Bobotoh Bikin Mitra Kukar Semangat
- Mitra Kukar: Persib Bagus, Tapi Tetap Punya Kelemahan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 27 April 2026 16:11Ole Romeny dan Oxford United Degradasi Karena Ikut Piala Presiden 2025?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 15 Mei 2026 23:59Nonton Live Streaming Liga Inggris: Aston Villa vs Liverpool
-
Liga Spanyol 15 Mei 2026 23:24Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 19:25Kapolda Lampung Ancam Tembak Begal: Silakan Kalau Mau Coba-Coba
-
Liputan6 15 Mei 2026 17:10Penyesalan Anggota DPRD Jember Merokok dan Main Game saat Rapat
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5951116/original/026513200_1778847925-1001258226.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942993/original/030966300_1778840043-Screenshot_2026-05-15_171105.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5942330/original/050512000_1778839384-Screenshot_2026-05-15_170050.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5940472/original/091525000_1778837697-1001333589.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5937676/original/046138700_1778834954-momen-nadiem-emosi-dituntut-kejaksaan-27-tahun-penjara-lebih-besar-dari-teroris-93770b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5935725/original/068372000_1778833043-IMG_1359.jpeg)

