
Bola.net - Overcapacity disebut sebagai salah satu faktor yang turut berperan dalam terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Membludaknya jumlah penonton diklaim menjadi salah satu hal yang ikut andil dalam tragedi yang menelan korban lebih dari seratus jiwa tersebut.
Sejauh ini, tak ada data pasti soal kapasitas Stadion Kanjuruhan. Pasalnya, sejauh ini, stadion yang menjadi kandang Arema FC tersebut tak menerapkan sistem single seat.
Panitia pelaksana pertandingan menyebut bahwa kapasitas Kanjuruhan mencapai 45 ribu orang. Jumlah ini pula yang digunakan oleh operator kompetisi.
Namun, dari berbagai pernyataan mereka, pihak kepolisian membantah bahwa Stadion Kanjuruhan memiliki kapasitas 45 ribu. Mereka menyebut kapasitas stadion ini 'hanya' 38 ribu.
Berbeda lagi dengan versi Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang. Mereka menyebut kapasitas stadion ini mencapai 42.449 orang.
Dengan menggunakan open source tools, Mapchecking, Bola.net mencoba menghitung berapa kapasitas stadion yang berada di Kedungpedaringan, Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut. Tools ini jamak digunakan untuk membuat perkiraan seberapa banyak orang bisa ditampung di satu area tertentu.
Dari penghitungan yang didapat Bola.net dengan menggunakan tools Mapchecking, kapasitas Stadion Kanjuruhan 'hanya' sebesar 36.222 orang. Ini dengan asumsi, ada dua penonton dalam satu meter persegi area stadion.
Dalam data PT LIB, jumlah penonton pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya mencapai 42.588 orang. Artinya, ada kelebihan kapasitas sekitar 6.366 orang pada laga tersebut.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Ada Sertifikasi Stadion?

Stadion Kanjuruhan sendiri terakhir kali diverifikasi oleh pengelola Liga pada 2020 lalu. Tepatnya, pada 6 Februari 2020 lalu.
Dalam verifikasi ini, ada sejumlah dokumen yang tak dimiliki oleh stadion tersebut. Dokumen-dokumen tersebut adalah: sertifikasi stadion, rencana evakuasi, ground rulers dan surat ketersediaan lapangan latihan.
Sementara, untuk urusan lapangan permainan, ada dua hal yang berstatus layak dengan catatan. Dua hal ini adalah ukuran gawang dan player tunnel. Khusus player tunnel kondisinya disebut tidak safety.
Tak Bisa untuk Pertandingan Berisiko Tinggi
Sementara itu, anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Nugroho Setiawan, menyebut bahwa Stadion Kanjuruhan tak layak menggelar laga berisiko tinggi. Hanya laga dengan tingkat risiko menengah atau kecil yang bisa dihelat di stadion tersebut.
"Untuk pertandingan berisiko tinggi, kita harus membuat kalkulasi yang sangat konkret misalnya bagaimana cara mengeluarkan penonton pada saat kondisi darurat," ucap Nugroho.
Menurut Nugroho, ada sejumlah hal yang harus dibenahi agar Stadion Kanjuruhan layak menggelar laga berisiko tinggi. Selain pintu dan akses darurat, ia juga menyoroti kondisi dan ukuran anak tangga di stadion tersebut.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa Lain 14 Agustus 2026 14:54Prediksi Lens vs PSG 17 Agustus 2026
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 14:15Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
-
Liga Spanyol 14 Agustus 2026 13:45Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:44Prediksi Arsenal vs Man City 16 Agustus 2026
-
Liga Inggris 14 Agustus 2026 13:15Alexis Mac Allister Tak Akan Tinggalkan Liverpool, Manchester City Gigit Jari?
BERITA LAINNYA
-
indonesia 13 Agustus 2026 22:12Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
-
indonesia 13 Agustus 2026 21:27Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
SOROT
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:37KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan Pegawai Kemenhut
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:30BUMN Sering Ngarang Keuntungan, Prabowo Bakal Usut Direksi 30 Tahun Terakhir
-
Liputan6 14 Agustus 2026 14:02Hoaks Catut Nama Prabowo Subianto, dari Pembelian Uang Kuno hingga Bantuan Dana
-
Liputan6 14 Agustus 2026 13:56Prabowo Cerita Penghasilan Ojol Naik 3 Kali Lipat usai Terbit Aturan Baru
-
Liputan6 14 Agustus 2026 13:49
Saham TINS Melompat 2,96% Usai Pidato Kenegaraan Prabowo
MOST VIEWED
Kentalnya Nuansa Persija di Garudayaksa FC: 4 Eks Macan Kemayoran Merapat ke Klub Promosi
Jadwal Pekan 1 Super League 2026/2027: Arema FC Buka Musim, Persib Tantang PSM Makassar
Bali United FC vs Sabah FC: Link Live Streaming dan Siaran Langsung, Kick-off 19.00 WIB
Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323913/original/073539900_1786680755-pid5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323877/original/079464900_1786678408-prabowo_sidang_tahunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323846/original/040358000_1786676777-Jepretan_Layar_2025-08-14_pukul_10.04.00.jpg)

