FOLLOW US:


Tumbang Lagi, Pelatih PSM Makassar Puji Performa Madura FC

08-07-2019 07:43

 | Yaumil Azis

Tumbang Lagi, Pelatih PSM Makassar Puji Performa Madura FC
Duel bek PSM Makassar, Aaron Evans (kiri), dengan striker Madura United, Alberto Goncalves. © Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - PSM Makassar kembali dipaksa mengakui keperkasaan Madura FC dalam laga leg kedua semifinal Piala Indonesia 2018 yang digelar di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Minggu (7/7). Beruntung, PSM dinyatakan lolos ke final karena regulasi gol tandang.

Pada leg pertama di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar (30/6/2019), PSM Makassar menang 1-0.

Setelah pertandingan, pelatih PSM, Darije Kalezic, mengaku penampilan Madura United sangat menyulitkan skuatnya.

"Saya memberi apresiasi kepada Dejan Antonic (pelatih Madura United). Dia bersama timnya sudah menunjukkan penampilan sebagai tim sulit kami lewati," kata Darije pada sesi konferensi pers.

Itulah mengapa Darije merasa perlu berterima kasih kepada pemainnya yang tetap tampil dengan determinasi tinggi, meski sempat tertinggal dua gol lebih dulu.

Menurut Darije mental pemainnya sudah teruji setelah melewati sejumlah pertandingan penting di Piala AFC 2019 dan Shopee Liga 1 2019.

"Ketika PSM Makassar kalah dari Madura United di Liga 1, saya sudah yakin kami mampu melewati mereka untuk meraih tiket final Piala Indonesia," jelas Darije.

Di mata Darije pada pertandingan itu, skuatnya mampu menciptakan banyak peluang dan seharusnya mendapat tiga penalti. "Tapi, kami akhirnya kalah karena dua kali mencetak gol ke gawang sendiri," ucapnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 1

Cara Meredam Madura United

Dari kekalahan itu, Darije menemukan cara untuk meredam Madura United.

"Madura sangat bagus dalam melakukan serangan. Tapi, mereka memiliki kelemahan dalam hal stamina. Dengan intens melakukan tekanan, saya yakin PSM akan mencetak gol," sambung sang pelatih.

Darije mengaku berkali-kali mengingatkan pemainnya agar tetap bermain sabar meski sudah ketinggalan dua gol.

"Saya minta pemain tetap 'bermain sepak bola'. Jangan buru-buru melepaskan umpan panjang yang gampang diantisipasi lawan," kata Darije.

Tak hanya itu, pada 25 menit terakhir, Darije memasukkan Eero Markkanen berduet dengan Guy Junior. "Strategi ini efektif karena membuat stoper Madura United tidak lagi berdiri bebas."

Hal senada dikatakan Bayu Gatra, penyerang sayap PSM. "Coach Darije menekankan ke pemain bahwa PSM ke Madura bukan untuk mengalahkan tuan ruma,h tapi lolos ke final. Terima kasih buat suporter yang selalu mendukung kami di setiap pertandingan," kata Bayu Gatra.

Sumber: Bola.com