
Bola.net - Perhelatan Piala Kemerdekaan terus dimatangkan Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Jika sesuai rencana, bakal diikuti klub-klub Divisi Utama dan diputar mulai 24 Juli.
"Sampai saat ini, kami masih menunggu formulir yang sebelumnya dikirim. Itu format persetujuan, ada tanda tangan di sana dan segala macam," terang anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono.
Dilanjutkannya, Tim Transisi berencana menggelar workshop pada 2-3 Juli untuk melakukan sosialisasi. Kemudian, workshop tersebut diselenggarakan untuk beberapa kegiatan.
"Yakni, terkait regulasi dan malam hari kami akan undang KPK, PPKATK, Bareskrim untuk menyampaikan penjelasan seputar dengan kejujuran, integritas, dan sebagainya. Kemudian akan dilanjutkan pembagian grup. Akan ada pakta integritas yang ditandatangani disaksikan menteri. Sementara Sabtu dan Minggu (4 dan 5 Juli), akan ada penyegaran perangkat pertandingan," tambahnya.
Sedangkan terkait jumlah peserta yang akan berlaga, Cheppy Wartono mengaku belum dapat memastikannya. Diutarakannya, hal tersebut akan diketahui setelah workshop digelar.
"Sebelumnya, sudah ada 22 klub yang kembalikan formulir. Sekarang dalam proses dan akan diserahkan ke BOPI untuk diverifikasi Rabu (1/7). BOPI juga akan memberikan persyaratan dan klub akan diundang workshop," tukasnya.
Sebelumnya, rencana tersebut mendapatkan kritika tajam dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Bahkan, PSSI menganggap jika Piala Kemerdekaan sangat rancu dan menilai Tim Transisi tak pantas dan tak layak jika berpatokan hasil putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Selain itu, Piala Kemerdekaan juga dianggap dapat menjebak klub menyusul adanya perjanjian partisipasi. Lebih jauh, PSSI mempertanyakan dana yang akan digunakan. Sebab, Tim Transisi berada di bawah Kemenpora. (esa/gia)
"Sampai saat ini, kami masih menunggu formulir yang sebelumnya dikirim. Itu format persetujuan, ada tanda tangan di sana dan segala macam," terang anggota Tim Transisi, Cheppy Wartono.
Dilanjutkannya, Tim Transisi berencana menggelar workshop pada 2-3 Juli untuk melakukan sosialisasi. Kemudian, workshop tersebut diselenggarakan untuk beberapa kegiatan.
"Yakni, terkait regulasi dan malam hari kami akan undang KPK, PPKATK, Bareskrim untuk menyampaikan penjelasan seputar dengan kejujuran, integritas, dan sebagainya. Kemudian akan dilanjutkan pembagian grup. Akan ada pakta integritas yang ditandatangani disaksikan menteri. Sementara Sabtu dan Minggu (4 dan 5 Juli), akan ada penyegaran perangkat pertandingan," tambahnya.
Sedangkan terkait jumlah peserta yang akan berlaga, Cheppy Wartono mengaku belum dapat memastikannya. Diutarakannya, hal tersebut akan diketahui setelah workshop digelar.
"Sebelumnya, sudah ada 22 klub yang kembalikan formulir. Sekarang dalam proses dan akan diserahkan ke BOPI untuk diverifikasi Rabu (1/7). BOPI juga akan memberikan persyaratan dan klub akan diundang workshop," tukasnya.
Sebelumnya, rencana tersebut mendapatkan kritika tajam dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Bahkan, PSSI menganggap jika Piala Kemerdekaan sangat rancu dan menilai Tim Transisi tak pantas dan tak layak jika berpatokan hasil putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Selain itu, Piala Kemerdekaan juga dianggap dapat menjebak klub menyusul adanya perjanjian partisipasi. Lebih jauh, PSSI mempertanyakan dana yang akan digunakan. Sebab, Tim Transisi berada di bawah Kemenpora. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 19 April 2026 19:39Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 April 2026 20:15 -
Liga Italia 20 April 2026 20:09 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:44 -
Liga Spanyol 20 April 2026 19:32 -
Liga Inggris 20 April 2026 19:14 -
Liga Inggris 20 April 2026 18:48
MOST VIEWED
- Barcelona Legends Bungkam DRX World Legends 3-0, Ronaldo Nazario Terpesona Atmosfer SUGBK
- Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, 18 April 2026
- Jadwal BRI Super League Pekan Ini Live di Indosiar dan Vidio, 17-20 April 2026
- Ronaldo Nazario Ungkap Kenangan Spesial di Indonesia: 29 Tahun Lalu Datang Sebagai Pemain di Manado, Kini Jadi Pelatih di Jakarta
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4246731/original/017361800_1669905532-IMG_20221201_213654.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560790/original/046002900_1776684364-0420__2__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486906/original/085329000_1769641130-Menu_MBG_berjamur.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560711/original/036066600_1776678902-Semen_Padang_vs_Persijap.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560710/original/069098400_1776678498-68013b5f-7bfb-4064-9591-fa0c493d83e5.jpg)

