5 Pemain yang Harus Hengkang dari Chelsea untuk Selamatkan Karier: Masih Ingat Batshuayi?

Abdi Rafi Akmal | 18 Agustus 2022 06:15
Pemain Chelsea, Michy Bathsuayi, merayakan golnya ke gawang Grimsby di ajang Carabao Cup, Kamis (26/9/2019). (c) Chelsea FC

Bola.net - Thomas Tuchel menyebutkan, skuad Chelsea yang dimilikinya sekarang bukanlah skuad yang layak untuk bisa bersaing di papan atas. Pernyataan itu bisa jadi sangat sakit di telinga para pemain pelapis.

Ya, Chelsea masih berniat mendatangkan beberapa pemain baru di bursa transfer musim panas. Semua sektor diperhatikan, mulai dari depan, tengah, belakang, sampai pos penjaga gawang.

Walaupun ini bagus bagi tim secara keseluruhan, kebijakan Chelsea ini berpengaruh pada keamanan para pemain pelapis. Chelsea punya sejumlah pemain pelapis ternama yang kini menghadapi ketidakpastian masa depan.

Ada nama yang sudah bertahun-tahun mendekam di skuad Chelsea tak kunjung mendapat menit bermain, ada pula nama yang sempat menjanjikan di awal kedatangannya, kini sudah terpinggirkan.

Penasaran siapa saja pemain yang harusnya hengkang demi selamatkan karier mereka? Simak ulasan selengkapnya di bawah ya, Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Michy Batshuayi

Michy Batshuayi (c) AFP

Batshuayi tiba di Chelsea pada 2016 lalu setelah sebelumnya berseragam Standar Liege. Meski tercatat sudah enam tahun berseragam Chelsea, pemain berusia 28 tahun ini baru 77 kali mentas untuk The Blues.

Penampilannya selama ini selayaknya pemain pengganti, tidak ada yang spesial. Menariknya, kariernya tidak sebegitu redup di Chelsea saat dipinjamkan ke klub lain, ia bahkan jadi pemain utama.

Musim 2021/22 saat membela Besiktas, Batshuayi tampil 42 kali dalam satu musim. Kemudian sejak pertengahan musim 2019 sampai dengan akhir musim 2020/2021, ia juga mendapatkan 33 penampilan bersama Crystal Palace.

Di samping itu, Batshuayi terbukti masih kerap dipanggil ke timnas Belgia, meski jarang dapat kesempatan tampil. Itu menunjukkan bahwa sang pemain punya kemampuan yang gagal dikerahkan sepenuhnya di Chelsea.

2 dari 5 halaman

Hakim Ziyech

Hakim Ziyech. (c) AP Photo

Ziyech tiba di Chelsea pada 2020 lalu setelah didatangkan dari Ajax dengan mahar 40 juta Poundsterling. Pemain timnas Maroko itu diharapkan bisa jadi pemain utama Chelsea.

Tetapi dua tahun berada di Chelsea, Ziyech cuma jadi pemain pelapis. Menit bermainnya khusus di Liga Inggris dalam semusim tak pernah berada di atas 1400 menit.

Beda halnya saat ia berseragam Ajax. Dalam semusim Eredivisie, 1600 menjadi menit bermain terendahnya, sisanya di atas 2000an menit.

Tak heran, pemain berusia 29 tahun itu langsung mencari pintu keluar memasuki tahun ketiganya di Chelsea. Meski masih punya kontrak sampai 2025, Ziyech dikabarkan mulai tidak senang di Chelsea.

3 dari 5 halaman

Christian Pulisic

Christian Pulisic merayakan golnya pada duel melawan Lille di leg pertama babak 16 Besar Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

64 juta Euro jadi harga yang perlu ditebus Chelsea untuk mendatangkan wonderkid timnas Amerika Serikat Christian Pulisic dari Borussia Dortmund pada 2019 lalu.

Jumlah tersebut besar karena Pulisic begitu fenomenal selama berseragam Die Borussen. Namun, penampilannya biasa saja selama di Chelsea. Pulisic bahkan belum pernah menggaransi tempat utama di skuad The Blues.

Padahal, Pulisic masih punya kapasitas untuk berkembang, mengingat usianya masih 23 tahun. Piala Dunia 2022 di Qatar juga tengah menantinya.

Jika tidak segera pergi, meski kontraknya masih ada sampai 2024, Pulisic akan menghabiskan masa-masa kariernya hanya bermain 15-20 menit bermain di setiap pertandingannya.

4 dari 5 halaman

Emerson Palmieri

Emerson Palmieri (c) AFP

Empat tahun bukan waktu yang sebentar bagi Emerson untuk menanti tempat utama di Chelsea. Sejak 2018, didatangkan dari AS Roma, pemain kelahiran Italia berpaspor Brasil ini cuma bermain sebanyak 71 kali di seluruh ajang.

Persaingan ketat di posisi bek kiri dengan Marcos Alonso saat itu jadi salah alasannya. Bahkan saat Alonso mulai menurun, Chelsea malah membeli Ben Chilwell sebagai opsi pertama mereka.

Emerson sendiri tidak bisa dibilang jelek. Kualitasnya masih tampak ketika berkarier di klub lain, terutama selama membela Lyon di musim 2021/2022 lalu. Dalam semusim saja, pemain berusia 28 tahun itu sudah mencatatkan 36 penampilan.

Dengan kedatangan Cucurella ke dalam skuad Chelsea, The Blues memberi sinyal bahwa Emerson kembali tidak jadi opsi utama di pos bek kiri. Jikapun tidak bisa pergi permanen pada musim panas ini, Emerson setidaknya harus mencari klub yang mau meminjamnya lagi musim ini.

5 dari 5 halaman

Kepa Arrizabalaga

Kepa Arrizabalaga mendapat ucapan selamat dari Thomas Tuchel usai laga semifinal Piala FA melawan Manchester City (c) AP Photo

Kepa, si kiper termahal di dunia ini, membuktikan diri ia layak menyandang predikat tersebut saat dua musim pertamanya berseragam Chelsea. Namun, musim keduanya di 2019/20 itu terjadi banyak insiden yang membuat orang-orang mempertanyakan profesionalitas Kepa.

Alhasil, musim ketiganya di Chelsea, pemain berusia 27 tahun itu justru lebih sering duduk di bangku cadangan. Kedatangan Eduoard Mendy telah memangkas jumlah menit bermain Kepa sampai lima kali lipat!

Sampai saat ini pun, Mendy jadi sosok yang tidak tergantikan di bawah mistar Chelsea. Sedangkan Kepa masih tak dilirik oleh Thomas Tuchel.Kontraknya sendiri di Chelsea masih panjang, yaitu sampai 2025.

Tapi dengan sisa tiga tahun sebelum berkepala tiga, Kepa harus segera menyelamatkan kariernya dengan pindah ke klub lain. Apalagi saat ini Chelsea sudah bisa memilih Gabriel Slonina sebagai opsi kiper kedua mulai musim depan setelah dia kembali dari masa peminjamannya di Chicago Fire.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR