Andre Onana Adalah Perwujudan Krisis Man United

Andre Onana Adalah Perwujudan Krisis Man United
Selebrasi Andre Onana pada laga MU vs Lyon di Liga Europa musim 2024/2025 (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Permasalahan yang menggerogoti Manchester United tidak terbatas pada lini serang atau belakang saja, melainkan juga menjalar ke posisi kiper.

Andre Onana yang didatangkan dengan harapan tinggi malah menjadi pusat perhatian karena inkonsistensi penampilannya. Kepercayaan penuh dari suporter maupun kalangan Old Trafford belum berhasil diraihnya.

Musim 2024/2025 tercatat sebagai periode paling kelam dalam catatan sejarah Setan Merah. Tim hanya mampu bertengger di urutan ke-16 Premier League, cuma dua tingkat di atas wilayah degradasi.

Setan Merah juga mengalami kegagalan total di final Liga Europa usai takluk dari Tottenham. Akibatnya, MU dipastikan tidak akan tampil di Liga Champions musim mendatang.

Krisis ini bukan semata-mata tentang hasil pertandingan. Komposisi skuad yang dipenuhi pemain berusia tinggi dengan gaji besar ikut memperkeruh keadaan. Meskipun masalah MU lebih kompleks daripada sekadar performa penjaga gawang, aksi Onana dianggap sebagai salah satu kelemahan mencolok.

Kiper asal Kamerun itu direkrut dari Inter Milan dengan mahar 50 juta euro, namun justru sering melakukan kesalahan krusial. Kedatangannya bahkan menggusur posisi David De Gea yang sebelumnya menjadi andalan MU.

Antara Gaya Berani dan Risiko yang Mahal

Onana terkenal dengan pendekatan permainan yang agresif. Dia bukan tipe kiper tradisional dan gemar mengambil risiko, termasuk di zona sempit dekat gawang. Akan tetapi, keberanian tersebut seringkali berubah menjadi malapetaka.

Upayanya menggiring bola untuk menghindari penyerang lawan kerap berakhir dengan kesalahan fatal yang menghancurkan momentum krusial pertandingan. Aksi-aksi nekat ini justru memberikan kerugian besar bagi timnya.

Tidak semua penampilan Onana pantas mendapat cap negatif. Sebenarnya dia memiliki refleks yang responsif dan kemampuan membaca situasi bola yang memadai. Sayangnya, beberapa penyelamatan spektakulernya terkubur oleh viralnya blunder-blunder besar yang diperbuat.

Mayoritas kesalahan tersebut bermula dari tuntutan sistem taktik Erik ten Hag yang sangat bergantung pada build-up dari belakang. Kini kondisinya berubah dengan kehadiran Ruben Amorim di bangku pelatih yang menerapkan pendekatan lebih realistis, sehingga gaya main Onana dinilai kurang selaras dengan skema baru.

Masa Depan Onana Masih Tanda Tanya

Masa Depan Onana Masih Tanda Tanya

Ekspresi Andre Onana pada laga MU vs Soton di pekan ke-21 Premier League 2024/2025 (c) AP Photo/Dave Thompson

Di tengah tekanan yang menghimpit, Onana kembali dipertanyakan menjelang bursa transfer musim panas 2025.

Banyak kalangan memprediksi masa baktinya di Manchester bisa berakhir lebih awal dari durasi kontrak. Namun, apabila MU benar-benar berniat melepasnya, mereka harus menyediakan pengganti yang setara.

Sampai saat ini, belum muncul desas-desus kuat mengenai calon pengganti Onana di Old Trafford. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa manajemen klub belum mengambil keputusan final.