
Bola.net - Cedera menjadi momok yang terus-menerus menghantui kehidupan pesepak bola profesional di seluruh dunia. Pasalnya, para pemain dapat mempunyai mimpi yang buruk dengan cedera yang dialami.
Salah satu dampak nyata cedera adalah penurunan performa pemain. Banyak pemain yang performanya jeblok setelah terkena cedera, terutama cedera-cedera yang masuk dalam kategori parah.
Tidak hanya memberikan dampak pada fisik, cedera terutama cedera yang berkepanjangan terkadang menjadi beban psikis tersendiri bagi seorang pemain. Harus melihat rekan-rekan mereka berjuang di lapangan sementara mereka melihat dari jauh terkadang menjadi beban mental tersendiri bagi seorang pemain yang cedera.
Cedera sendiri tidak pernah pandang bulu. Baik pemain top maupun pemain amatir bisa mengalami cedera saat mereka beraksi di atas lapangan.
Ada beberapa pemain yang dilabeli sebagai pemain terbaik dunia harus berkawan karib dengan cedera. Cedera berkepanjangan itu membuat sinar mereka meredup, meski tidak sedikit juga yang bisa bangkit dari situasi yang kurang baik itu.
Lantas, siapa saja pemain top Eropa yang karirnya dihantui cedera? Berikut lima diantaranya:
1. Marco van Basten

Legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten adalah salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Van Basten sejatinya adalah seorang pemenang yang tangguh dengan berbagai trofi yang sudah pernah ia raih.
Namun, kali ini ia harus mengaku kalah dari cedera. Van Basten terpaksa harus gantung sepatu di usianya yang baru 28 tahun, karena menderita masalah pergelangan kaki yang sudah menghantuinya.
2. Marco Reus

Marco Reus bisa dibilang pemain yang mempunyai insting menyerang terbaik di dunia. Tetapi, Reus hampir selalu tidak dalam kondisi terbaiknya, karena serangkaian cedera parah yang menghambat karirnya.
Tak hanya absen di klub saja, kapten Borrusia Dortmund ini juga beberapa kali absen di Tim Nasional Jerman di Piala Dunia 2014 dan 2018 karena cedera pergelangan kaki. Selain itu, di Euro 2016 ia juga terpaksa harus absen karena cedera pangkal paha yang dialaminya.
3. Roberto Baggio

Roberto Baggio pertama kali mengalami cedera di umur 18 tahun. Namun, ketika itu Baggio dapat sembuh. Tak lama setelah itu, ia kembali mengalami cedera lutut yang cukup parah.
Sempat memenangkan Ballon d'Or pada tahun 1993 ketika di Juventus, tetapi lagi-lagi cedera menimpa penyerang asal Italia tersebut. Bahkan, Baggio pernah mengatakan bahwa rasa sakit yang menyiksa membuat dirinya ingin mati pada satu titik.
4. Thiago Alcantara

Gelandang tengah Liverpool, Thiago Alcantara bisa menjadi salah satu gelandang terhebat sepanjang masa apabila dirinya tidak sering dilanda cedera.
Waktu membela Bayern Munchen, Thiago telah cedera lebih dari 20 kali. Bahkan, pemain asal Spanyol ini harus absen sebanyak 74 pertandingan dalam tujuh musim, akibat cedera yang dialaminya itu.
5. Arjen Robben

Kompatriot Franck Ribery sewaktu di Bayern Munchen, Arjen Robben adalah salah satu penyerang sayap terhebat pada zamannya. Namun, Robben bisa lebih sukses di lebih banyak klub seandainya dia tidak terlalu sering dilanda cedera dalam karirnya.
Pemain asal Belanda itu berjuang dengan sejumlah besar cedera saat di Chelsea yakni patah tulang, masalah pergelangan kaki dan cedera hamstring.
Terlepas dari semua kesuksesannya di Munchen, masa tinggal Robben di Allianz Arena juga diwarnai oleh serangkaian cedera, termasuk masalah yang berulang dengan hamstringnya.
Sumber: Sportskeeda
(Bola.net/Hendra Wijaya)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
inggris 3 Juni 2026 23:27Chelsea Tutup Pintu Keluar untuk 4 Pemain 'Tak Tersentuh' Ini
-
inggris 3 Juni 2026 22:33Resmi! Manchester United Lepas Kepergian Rasmus Hojlund ke Napoli
-
inggris 3 Juni 2026 20:18Man United Siapkan Kejutan di Bursa Transfer 2026, Bidik Bek Dortmund
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:40IHSG Tersungkur 4,2% dan Rupiah Sentuh 18.013
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:02Prabowo soal Menu MBG: 1 Ayam Dipotong 14, Dosa!
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:02Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK
-
Liputan6 4 Juni 2026 09:00IHSG Anjlok 1%, Seluruh Sektor Saham Rontok
-
Liputan6 4 Juni 2026 06:0432 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana
MOST VIEWED
Here We Go! Manchester United Menangkan Perburuan Ederson, Era Baru Lini Tengah Setan Merah Dimulai
Katanya Sudah Deal, Kenapa Transfer Ederson ke MU Urung Rampung Juga?
Ogah Turunkan Harga, West Ham Minta MU Bayar Segini untuk Mateus Fernandes
Berat! West Ham Minta Bayaran Sangat Mahal untuk Transfer Mateus Fernandes!
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7731729/original/092156000_1780537045-IMG-20260603-WA0068.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7733641/original/006518300_1780539332-33793.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1817917/original/058473800_1514865745-20180102-IHSG-FF3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5755718/original/069568600_1778657615-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687886/original/067643300_1780484838-0L5A9216.jpg)
