
Bola.net - Unai Emery dinilai telah membuat satu kesalahan fatal dalam kekalahan Arsenal dari Liverpool. Perubahan taktik Emery sangat berisiko dan terbukti The Gunners tak berdaya menghadapi gempuran penyerang The Reds.
Sabtu (24/8/2019) lalu, Arsenal kembali menelan kekalahan pahit dalam lawatan ke Anfield pada pekan ketiga Premier League 2019/20. Arsenal takluk dengan skor 1-3, bahkan mungkin bisa lebih besar lagi.
Perubahan taktik Emery dinilai jadi salah satu penyebab kekalahan Arsenal. Emery mengambil keputusan ekstrem dengan menurunkan formasi 4-4-2 diamond pada awal laga.
Formasi ini belum pernah digunakan Arsenal selama pramusim, bahkan Jurgen Klopp sendiri terkejut. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berisiko
Menghadapi tim sekuat Liverpool, perubahan drastis Emery ini tentu sangat berisiko. Lalu, ketika Arsenal tertinggal tiga gol tanpa balas, Emery kembali mengubah bentuk formasi timnya seperti biasa.
Arsenal kembali ke formasi 4-3-3 dengan trio Nicolas Pepe, Pierre-Emerick Aubameyang, dan Alexandre Lacazette. Permainan Arsenal tampak lebih seimbang usai perubahan ini.
"Formasi diamond itu menimbulkan pertanyaan besar, dan perubahan itu berisiko karena harus mengatasi ancaman bek-bek sayap Liverpool," kata Gary Neville kepada Sky Sports.
Seharusnya 4-3-3
Menurut Neville, Emery seharusnya tidak mengubah formasi pada laga sebesar itu. Jika Arsenal bermain dengan 4-3-3 sejak awal, pertandingan bisa jadi berubah. Liverpool mungkin tidak bisa tampil begitu dominan.
"Dengan formasi 4-3-3 yang mereka miliki saat ini, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika mereka memulai laga dengan itu. Permainan Arsenal tampak lebih seimbang," sambung Neville.
"Ada periode di mana Anda akan berpikir bahwa kaki pemain lebih mudah lelah pada formasi 4-4-2 diamond. Pemain lebih mudah lelah dan itu terjadi karena pergerakan ke sisi sayap karena harus mengejar bola," tandas dia.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Dibandingkan dengan Eks Penyihir Arsenal, Bagaimana Respon Dani Ceballos?
- Statistik Laga Liverpool vs Arsenal: The Gunners Jadi Sarang Gol untuk The Reds
- David Luiz Optimis Arsenal Bisa Juara Premier League Lagi Seperti Dulu
- Tarik Baju Mohamed Salah Sampai Penalti, David Luiz Membela Diri
- Dibantai Liverpool, David Luiz Minta Arsenal Petik Sisi Positifnya Saja
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 05:04Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Januari 2026 05:30 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:27 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:19 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:17 -
Liga Champions 21 Januari 2026 05:11
MOST VIEWED
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
- 4 Kesalahan Besar Ruben Amorim di Manchester United yang Sukses Diperbaiki Michael Carrick: Hasilnya Langsung Terlihat Nyata
- Michael Carrick Lakukan Hal yang Gagal Diberikan Ruben Amorim di Manchester United
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478781/original/040950500_1768923114-11.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478819/original/069986000_1768929823-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_22.57.56.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245626/original/048725100_1749372966-000_36Q889V.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5448851/original/042624000_1766041640-Marc-Andre_ter_Stegen.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478013/original/077005300_1768888136-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478745/original/092374700_1768918121-Anggota_DPRD_Kudus_terbukti_judi.jpg)

