
Bola.net - Mikel Arteta akhirnya buka suara terkait keputusannya menurunkan Kepa Arrizabalaga di bawah mistar gawang saat final Carabao Cup kontra Manchester City. Kekalahan 0-2 di Wembley tersebut seketika memicu gelombang pertanyaan publik mengenai alasan di balik parkirnya David Raya.
Banyak yang menilai pemilihan Kepa sebagai perjudian besar yang berakhir antiklimaks bagi The Gunners. Apalagi, dua gol cepat lawan di babak kedua lahir dari situasi yang tidak terduga dan krusial.
Arsenal sebenarnya sempat tampil dominan dan mendapatkan peluang emas di paruh pertama yang seharusnya bisa mengubah jalannya laga. Namun, kegagalan mengonversi peluang dan keretakan di lini belakang pada menit-menit kritis menjadi pembeda hasil akhir.
Kekecewaan mendalam pun menyelimuti skuad asal London Utara tersebut setelah harapan mengangkat trofi pertama musim ini sirna. Arteta tak menampik bahwa hasil ini meninggalkan rasa pahit yang sulit untuk ditelan oleh seluruh tim.
Pelatih asal Spanyol tersebut kini membeberkan pertimbangan nurani dan rasa adil yang mendasari pemilihan susunan pemainnya.
Pembelaan Arteta atas Kepercayaan pada Kepa

Arteta menegaskan bahwa keputusannya memilih Kepa bukanlah didasari oleh janji manis di awal musim. Baginya, kiper asal Spanyol tersebut telah membuktikan kepantasannya sepanjang turnamen ini berlangsung.
"Saya memahami hal itu, namun saya harus melakukan apa yang saya rasa benar, jujur, dan adil," tegas sang manajer saat dimintai keterangan usai laga.
Menurut Arteta, Kepa memiliki pemahaman yang baik dan telah memainkan seluruh pertandingan di kompetisi ini sejak babak awal. Menggantinya di partai puncak dianggap sebagai tindakan yang tidak menghargai kontribusi sang pemain sebelumnya.
"Sangat tidak adil bagi dirinya dan tim jika saya melakukan sesuatu yang berbeda," imbuh Arteta membela keputusannya.
Bukan Soal Janji, Tapi Soal Pembuktian

Spekulasi mengenai adanya jaminan menit bermain bagi Kepa saat ia didatangkan langsung dibantah keras oleh Arteta. Di Arsenal, posisi utama harus diraih melalui kerja keras di lapangan, bukan melalui kesepakatan di atas kertas.
"Tidak, saya tidak pernah bisa menjanjikan seorang pemain untuk bermain di kompetisi tertentu karena pada akhirnya mereka harus mendapatkannya sendiri," ujar pria berusia 43 tahun tersebut dengan nada serius.
Arteta menjelaskan bahwa tim kepelatihan dipandu oleh apa yang mereka lihat selama proses latihan dan performa nyata di lapangan. Kepa dianggap telah berjasa membawa Arsenal hingga ke titik final di Wembley.
"Kesalahan adalah bagian dari sepak bola dan hari ini hal itu terjadi sayangnya di momen yang sangat krusial," tutur Arteta meratapi gol yang bersarang di gawang timnya.
Penyesalan di Tengah Dominasi yang Sia-sia
Menganalisis jalannya pertandingan, Arteta merasa timnya sempat menjadi kubu yang lebih baik, terutama pada babak pertama. Arsenal memiliki peluang paling bersih yang jika berbuah gol, diyakini akan meruntuhkan mental Manchester City.
"Sangat sedih, ini hasil yang sangat sulit untuk diterima, terutama bagi pemain dan pendukung kami," ucapnya lirih.
Memasuki babak kedua, kendali permainan mulai lepas setelah 20 menit berjalan akibat tekanan blok tinggi dari lawan. Arsenal kehilangan bola dengan cara yang tidak terduga, yang kemudian dihukum secara klinis oleh pasukan Pep Guardiola.
"Kami harus memberikan kredit kepada lawan ketika mereka tampil begitu baik dalam periode tersebut dan memanfaatkannya," pungkas Arteta menutup konferensi pers.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 24 September 2026 13:40Rodri Ungkap Perbedaan Besar Dilatih Hansi Flick dan Pep Guardiola, Apa Itu?
-
Liga Inggris 23 September 2026 22:03Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
-
Liga Inggris 23 September 2026 21:43Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
-
Liga Inggris 23 September 2026 16:00Pengakuan Jujur Tijjani Reijnders: Pindah ke Arab demi Uang!
-
Liga Inggris 23 September 2026 14:18Klasemen Premier League Tanpa VAR: Man City Terjun ke Posisi 3
LATEST UPDATE
-
Otomotif 24 September 2026 15:42Gigi Dall'Igna Prediksi Drama Panas Perebutan Gelar MotoGP 2026
-
Liga Spanyol 24 September 2026 15:40Rodri akui Tergoda Bujuk Rayu Jose Mourinho dan Real Madrid
-
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026 15:38Cabor Mendayung Sumbangkan Medali Perak Ketiga Indonesia di Asian Games 2026
-
Otomotif 24 September 2026 15:30Aldi Satya Mahendra Bidik Podium di Cremona
-
Piala Eropa 24 September 2026 15:20Cristiano Ronaldo dan Ambisi Mengejar 1000 Gol
BERITA LAINNYA
-
inggris 24 September 2026 16:00Diincar MU, Bintang Crystal Palace Ini Siap untuk Geser ke Old Trafford?
-
inggris 24 September 2026 15:00Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Comeback!
-
inggris 24 September 2026 14:00Saran untuk Carrick: Kembalikan Cunha ke Kiri, Biar Rashford yang Jadi Striker!
-
inggris 23 September 2026 22:28Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
-
inggris 23 September 2026 22:03Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
-
inggris 23 September 2026 21:53Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
SOROT
-
Liputan6 24 September 2026 15:29Demo Buruh di Jakarta Bawa 11 Tuntutan, Ini Daftarnya
-
Liputan6 24 September 2026 14:53Teka Teki Pemilik Alphard dan Fortuner di Lapas Cibinong
-
Liputan6 24 September 2026 14:49DPR Desak Menteri Imipas Tindak Tegas Kalapas Cibinong
-
Liputan6 24 September 2026 14:30Pengadilan Tinggi Jakarta Pangkas Hukuman Nadiem Makarim jadi 9 Tahun
-
Liputan6 24 September 2026 14:23Kabasarnas Pastikan Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Tetap Berlanjut
-
Liputan6 24 September 2026 13:47Kronologi Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357255/original/059712600_1790238565-IMG_1869.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357205/original/004531700_1790236387-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_14.50.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356971/original/067066800_1790228015-Screenshot_2026-09-24_122357.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357133/original/051072000_1790235038-IMG_4173.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357126/original/046981500_1790234633-IMG_3272.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357067/original/068241200_1790232383-email-attachment_2026_09_24_windanelfira-at-klyid_kronologi-ombudsman-temukan-fasilitas-mewah-di-lapas-cibinong_221288.jpg)

