Arsenal Wajib Waspada! West Ham Punya Senjata Khusus untuk Hentikan The Gunners

Arsenal Wajib Waspada! West Ham Punya Senjata Khusus untuk Hentikan The Gunners
Pemain West Ham, Konstantinos Mavropanos, merayakan gol timnya dalam pertandingan Premier League melawan Manchester City, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - West Ham United memasuki fase paling menentukan musim ini dengan harapan baru di lini belakang. Setelah berbulan-bulan tampil rapuh dan mudah ditembus lawan, duet Konstantinos Mavropanos dan Axel Disasi perlahan mengubah wajah pertahanan The Hammers.

Perubahan itu datang di momen krusial. West Ham masih berada dalam ancaman degradasi, tetapi performa defensif mereka mulai menunjukkan peningkatan sejak kemenangan 2-0 atas Burnley pada Februari lalu.

Kini tantangan terbesar kembali menanti. Arsenal datang ke London Stadium sebagai kandidat juara Premier League, sementara West Ham membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.

Duet Mavropanos dan Disasi Mulai Menemukan Ritme

Duet Mavropanos dan Disasi Mulai Menemukan Ritme

Pemain West Ham, Aaron Wan-Bissaka, melakukan tekel terhadap pemain Manchester City, Erling Haaland dalam laga Premier League, Minggu (15/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Dave Shopland

Pada paruh pertama musim, pertahanan West Ham menjadi salah satu titik terlemah tim. Mereka kerap kehilangan fokus saat menghadapi serangan langsung maupun bola mati, sesuatu yang membuat lawan dengan mudah mencetak gol.

Meski begitu, situasi mulai berubah sejak Axel Disasi datang dengan status pinjaman dari Chelsea. Bek asal Prancis itu langsung membangun chemistry dengan Mavropanos di jantung pertahanan.

Sejak kemenangan atas Burnley pada 7 Februari, West Ham mencatat lima clean sheet dalam 11 pertandingan liga dan hanya kebobolan 13 gol. Catatan itu menjadi peningkatan signifikan dibanding awal era Nuno Espirito Santo, ketika mereka gagal mencatat clean sheet dalam 19 laga liga pertama di bawah sang pelatih.

Hubungan keduanya juga terlihat kuat di atas lapangan. Disasi dan Mavropanos beberapa kali terlihat saling memberi fist-bump setiap kali memenangkan duel udara, tekel penting, atau menggagalkan serangan lawan.

Disasi Disebut Jadi Sosok Penenang untuk Mavropanos

Disasi Disebut Jadi Sosok Penenang untuk Mavropanos

Pemain West Ham, El Hadji Malick Diouf, menggiring bola dalam pertandingan Premier League melawan Bournemouth, Sabtu (21/2/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Mantan bek West Ham dan Timnas Inggris, Matt Upson, menilai kehadiran Disasi memberi dampak besar terhadap perkembangan permainan Mavropanos.

Menurutnya, Disasi membawa ketenangan yang sebelumnya tidak dimiliki lini belakang West Ham. Hal itu membuat Mavropanos tampil jauh lebih percaya diri dibanding sebelumnya.

“Disasi memberi pengaruh yang menenangkan untuk Mavropanos,” kata Upson kepada The Athletic.

“Anda bisa menonton pertandingan dan hampir tidak menyadari keberadaannya, tapi itu justru hal bagus karena dia tidak mencari sorotan. Itu membantu Mavropanos, karena sebelumnya dia sering terlihat kacau dalam pengambilan keputusan.”

Ujian Berat Menanti Saat Hadapi Arsenal

Meski baru saja kalah 0-3 dari Brentford, West Ham berharap hasil itu hanya menjadi gangguan sementara. Mereka kini bersiap menghadapi lini serang Arsenal yang dipenuhi pemain berbahaya seperti Bukayo Saka dan Viktor Gyokeres.

Mavropanos dan Disasi sebelumnya sempat menunjukkan kualitas mereka saat menahan Manchester City imbang 1-1 dan membuat lini serang Manchester United gagal mencatat tembakan tepat sasaran dalam laga lain di London Stadium.

Upson bahkan yakin duet tersebut mampu memberi perlawanan fisik kepada Gyokeres. “Pujian terbesar yang bisa saya berikan kepada Disasi dan Mavropanos adalah saya tidak bisa melihat kemungkinan Gyokeres akan menikmati pertandingan melawan mereka,” ujar Upson.

“Dengan gaya bermainnya, mereka justru akan menikmati duel itu. Gyokeres memang sangat bagus melawan Atletico Madrid, tetapi ini akan menjadi pertarungan fisik yang lebih berat baginya.”

Pertandingan ini juga menarik karena Mavropanos akan menghadapi mantan klubnya. Bek berusia 28 tahun itu pernah direkrut Arsenal dari PAS Giannina pada 2018, tetapi hanya mencatat tujuh penampilan liga sebelum akhirnya hengkang permanen ke Stuttgart.