FOLLOW US:


Benarkah Cristiano Ronaldo Bikin Skuad MU Takut Makan Junk Food? Begini Jawaban Solskjaer

14-09-2021 10:55

 | Ari Prayoga

Benarkah Cristiano Ronaldo Bikin Skuad MU Takut Makan Junk Food? Begini Jawaban Solskjaer
Cristiano Ronaldo melakoni debut kedua untuk Manchester United ketika melawan Newcastle, Sabtu (11/9/2021) malam WIB. © AP Photo

Bola.net - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mencoba mengklarifikasi pernyataan Lee Grant yang mengklaim Cristiano Ronaldo membuat skuad Setan Merah takut makan junk food.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sebuah wawancara Grant mengungkapkan bahwa Ronaldo memberi dampak yang sangat luar biasa bagi skuad United, termasuk di luar lapangan.

Salah satunya adalah soal kebiasaan skuad United untuk mengkonsumsi junk food dan dessert. Sebuah hal yang sangat bertolak belakang dengan Ronaldo yang dikenal menjalani gaya hidup sehat.

"Kami sedikit merinding melihat apa yang dia ambil dan jelas itu piring terbersih dan paling sehat yang bisa Anda bayangkan. Itu membuat saya bingung bagaimana tidak ada satu pemain pun yang berani bangun dan mengambil junk food," kata Lee Grant.

1 dari 2

Klarifikasi Solskjaer

Pernyataan Grant ini pun kemudian ditanyakan kebenarannya kepada Solskjaer pada sesi konferensi pers jelang laga Liga Champions versus Young Boys.

"Itu jelas lelucon oleh Granty [Grant] dalam pengaturan dengan beberapa teman atau mantan pemain," jawab Solskjaer seperti dikutip laman resmi United.

"Tentu saja, bukan karena kami memakan junk food sebelum Cristiano datang dan dia mengubah semuanya..." imbuhnya.

2 dari 2

Cristiano Ronaldo Jadi Teladan

Lebih lanjut, Solskjaer mengakui bahwa sosok Ronaldo memang bakal menjadi teladan di skuad Manchester United, termasuk soal menjaga kondisi badan.

"Tentu saja, dia telah membuktikan selama bertahun-tahun bagaimana untuk menjaga dirinya sendiri. Saya pikir dia akan menjadi contoh bagi banyak pemain tentang bagaimana menyesuaikan diri, bagaimana memperpanjang karier Anda," tutur Solskjaer.

"Saya mengatakannya sendiri, ketika Anda pensiun, Anda melihat kembali ke waktu terbaik dalam hidup Anda, jadi tetap bermain selama Anda bisa, tetap profesional, memiliki sikap yang baik dan ketika Anda selesai, maka Anda bisa melepaskan diri, seperti yang saya lakukan!" tandasnya.

Sumber: Manchester United FC