Benjamin Sesko Makin Gacor Jadi Supersub, Mengapa Michael Carrick Masih Ragu Mainkan Sebagai Starter?

Bola.net - Gol penentu kemenangan yang dicetak Benjamin Sesko di Hill Dickinson Stadium kembali memantik perdebatan di kalangan suporter Manchester United. Penyerang asal Slovenia itu lagi-lagi tampil sebagai supersub, namun efektivitasnya justru semakin sulit diabaikan.
Pada laga Senin malam tersebut, Sesko mencetak gol kemenangan sekaligus menandai torehan tiga gol dalam empat pertandingan terakhir. Menariknya, seluruh gol itu lahir dari bangku cadangan. Statistik tersebut semakin menegaskan reputasinya sebagai pemecah kebuntuan di momen-momen krusial.
Sejak kepergian Ruben Amorim, produktivitas Sesko melonjak drastis. Ia bahkan mencatat rasio satu gol setiap 46 menit sejak pergantian pelatih. Angka itu membuat banderol mahal yang dibayarkan United musim panas lalu terasa sepadan.
Dilema Carrick: Starter atau Supersub?

Meski kontribusinya nyata, pelatih Michael Carrick belum sepenuhnya yakin untuk memberinya tempat di starting XI. Lima dari total 16 poin yang diraih United di era Carrick datang berkat gol Sesko sebagai pemain pengganti.
Legenda klub, Wes Brown, menilai situasi ini memang tidak sederhana. Menurutnya, menjadi ancaman mematikan dari bangku cadangan bukanlah hal buruk. Justru, dampak instan yang diberikan Sesko setelah masuk di menit ke-60 atau 65 menjadi senjata tersendiri.
“Kalau respons tim selalu positif setiap dia masuk, tentu pelatih punya alasan untuk mempertahankan peran itu,” ujar Brown kepada media klub.
Pandangan serupa juga datang dari Gary Neville yang memuji keputusan Carrick memasukkan Sesko di babak kedua. Kehadiran penyerang murni dinilai langsung membuat struktur serangan United lebih hidup.
Namun, reaksi publik berbeda. Banyak suporter meyakini Sesko layak tampil sejak menit pertama saat United menjamu Crystal Palace akhir pekan nanti.
Solusi untuk Masalah Low Block

Satu persoalan yang belum terselesaikan, baik di era Amorim maupun Carrick, adalah kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan. United kerap kesulitan saat menghadapi tim yang bermain dengan blok rendah.
Dalam beberapa laga terakhir, Carrick mencoba menempatkan Bryan Mbeumo sebagai ujung tombak. Namun, strategi itu kurang efektif, terutama ketika ia harus berduel udara melawan bek-bek bertubuh besar. Selain itu, minimnya target di kotak penalti membuat umpan silang United sering berakhir sia-sia.
Di sinilah Sesko menawarkan solusi. Dengan postur tinggi dan naluri gol yang tajam, ia mampu menjadi titik fokus serangan sekaligus membuka ruang bagi pemain lain. Kehadirannya sejak menit awal diyakini dapat memberi dimensi berbeda, terutama saat United diprediksi mendominasi penguasaan bola.
Menghadapi Palace di Old Trafford, Carrick dihadapkan pada keputusan penting: mempertahankan Sesko sebagai supersub mematikan atau memberinya kesempatan pertama sebagai starter reguler.
Jika melihat kebutuhan taktis dan momentum yang sedang dimiliki sang striker, memberi Sesko tempat di lini depan sejak awal laga tampaknya bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan.
Sumber: Manchester United FC
Klasemen Premier League 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
Otomotif 31 Mei 2026 18:03Klasemen Pembalap Moto2 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 17:56Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
LATEST UPDATE
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:14Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:03Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 31 Mei 2026 20:03Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Mei 2026 17:57Setelah Elliot Anderson, MU Juga Mundur dari Transfer Carlos Baleba?
-
inggris 31 Mei 2026 17:40Arsenal Berminat, MU Bakal Lepas Marcus Rashford ke London Utara?
-
inggris 31 Mei 2026 00:00Liverpool Dinilai Tepat Berpisah dengan Arne Slot, Ini Alasannya
SOROT
-
Liputan6 31 Mei 2026 19:46Hasil MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara di Kandang
-
Liputan6 31 Mei 2026 18:55
Kepala Bakom: Presiden Tidak Kunjungi Italia, Hanya Prancis
-
Liputan6 31 Mei 2026 16:40Ryamizard Meninggal, Mengenang Ucapan Prabowo: Old Soldier Never Die
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5413857/original/015758700_1763204123-000_83XE8EZ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5667573/original/047971000_1778380934-Francesco_Bagnaia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7387905/original/083406900_1780168200-AP26150688169544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2948813/original/039037600_1571911528-20191024-Sertijab_Menhan-Faizal_Fanani_2.jpg)

