FOLLOW US:


Chelsea Diminta Belajar Ikhlaskan Kepergian Eden Hazard

15-05-2019 18:40

 | Eden Hazard

Chelsea Diminta Belajar Ikhlaskan Kepergian Eden Hazard
Eden Hazard tampak lesu usai Chelsea dibantai Man City dengan skor 0-6. © AP Photo

Bola.net - Bek Chelsea, Cesar Azpilicueta meminta klubnya untuk siap dengan semua kemungkinan terburuk mengenai masa depan Eden Hazard. Azpilicueta menilai timnya harus siap berpisah dengan sang playmaker di musim panas nanti.

Hazard sendiri sudah menunjukkan tanda-tanda tidak mau menambah masa baktinya di Chelsea. Sang playmaker sudah menolak untuk memperpanjang kontraknya di Stamford Bridge yang akan habis di tahun depan.

Playmaker Timnas Belgia itu diberitakan akan pindah ke Spanyol. Ia disebut tengah menjalin komunikasi yang intens dengan klub La Liga, Real Madrid yang akan menjadi destinasi karir berikutnya.

Azpi sendiri mengakui bahwa timnya akan mengalami kehilangan besar jika Hazard pergi. "Dia [Hazard] tidak diragukan lagi sudah menjadi pemain yang sangat penting bagi kami," tutur sang bek kepada Sky Sports.

Baca komentar lengkap sang bek di bawah ini.

1 dari 2

Hormati Keputusan

Sebagai pemain yang paling berpengaruh di lini serang Chelsea, Azpilicueta mengaku bahwa timnya belum siap jika harus kehilangan Hazard di musim panas nanti.

Namun Azpi menegaskan timnya tidak boleh menghalang-halangi keinginan sang playmaker, di mana ia percaya timnya harus belajar mengikhlaskan Hazard di musim panas nanti.

"Kami berdua bergabung dengan klub ini di waktu yang bersamaan, dan tentu saja kami ingin dia bertahan bersama kami. Akan tetapi kami haurs menghormati apapun keputusan yang akan ia buat nanti."

2 dari 2

Fokus Penuh

Azpi pada kesempatan ini menegaskan Hazard sama sekali tidak terpengaruh dengan situasi kontraknya yang kian menipis di Chelsea.

Sang bek mengatakan bahwa Hazard benar-benar fokus sepenuhnya untuk memenangkan Liga Europa bersama Chelsea musim ini.

"Pikirannya saat ini adalah bagaimana bisa bermain dengan baik bersama Chelsea dan mengangkat trofi di Baku. Setelah itu kita lihat apa yang akan terjadi nanti." tandasnya.