
Bola.net - Chelsea tidak perlu mencari terlalu jauh ketika memutuskan berpisah dengan Enzo Maresca. Jawabannya justru sudah ada di dalam ekosistem mereka sendiri, lewat sosok yang bekerja tenang namun progresif di Strasbourg.
Liam Rosenior kini resmi menjadi manajer baru Chelsea, membawa reputasi sebagai pelatih muda yang fleksibel, berani, dan piawai mengelola skuad belia. Tugas terbesarnya jelas: mengakhiri inkonsistensi yang membayangi The Blues dalam 18 bulan terakhir.
Di atas kertas, fondasi skuad Chelsea sudah tersedia. Posisi lima besar liga dan peluang lolos ke fase gugur Liga Champions memberi ruang bagi Rosenior untuk menanamkan identitas barunya.
Lantas, seperti apa sebenarnya gaya sepakbola yang akan dibawa Rosenior ke Stamford Bridge?
Pragmatis dan Fleksibel dalam Formasi

Liam Rosenior dikenal bukan sebagai pelatih yang terikat pada satu pakem formasi. Di Strasbourg, ia menunjukkan pendekatan pragmatis dengan menyesuaikan struktur tim berdasarkan lawan yang dihadapi.
Dalam beberapa pertandingan, Strasbourg tampil dengan tiga bek menggunakan skema 3-4-2-1. Namun di laga lain, mereka beralih ke empat bek melalui formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Fleksibilitas ini memberi tim kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan identitas dasar permainan.
Pendekatan tersebut kontras dengan tren pelatih modern yang sering kaku pada satu filosofi. Bagi Rosenior, kontrol permainan bukan soal bentuk, melainkan fungsi setiap pemain di dalam struktur.
Bagi Chelsea yang kerap kesulitan menemukan keseimbangan taktik musim ini, kemampuan beralih sistem tanpa mengganti prinsip inti menjadi nilai tambah yang signifikan.
Build-up Pendek dan Progresi Lewat Tengah

Penguasaan bola tetap menjadi fondasi utama, namun dengan penekanan yang lebih fungsional. Di Strasbourg, Rosenior membangun tim yang nyaman mengalirkan bola pendek dan cepat sejak lini belakang.
Peran penjaga gawang menjadi krusial. Mike Penders, kiper muda pinjaman dari Chelsea, kerap berdiri tinggi dan ikut membentuk garis pertama build-up. Statistik menunjukkan tidak ada kiper Ligue 1 lain yang lebih sering menyentuh bola di luar kotak penalti dibanding Penders.
Pendekatan ini selaras dengan kecenderungan Strasbourg yang sangat jarang memainkan umpan panjang. Hanya Paris Saint-Germain dan Barcelona yang memiliki persentase umpan jauh lebih rendah di lima liga top Eropa musim ini.
Namun yang paling menonjol adalah progresi lewat tengah. Strasbourg aktif mengalirkan bola melalui koridor sentral untuk memancing lawan, sebelum mempercepat serangan ketika ruang terbuka.
Cepat Saat Celah Terbuka, Tajam di Kotak Penalti

Berbeda dengan keluhan sebagian suporter Chelsea terhadap penguasaan bola yang terasa steril di era Maresca, progresi Strasbourg selalu memiliki tujuan akhir yang jelas.
Meski tidak terlalu dominan secara teritorial, Strasbourg justru sangat efektif dalam menciptakan peluang berkualitas tinggi. Ketika struktur lawan mulai terpecah, tempo langsung dipercepat.
Pola umpan satu sentuhan dan pergerakan third-man menjadi ciri khas. Dalam beberapa gol, bek sayap atau wing-back melakukan tusukan ke ruang kosong setelah kombinasi cepat di tengah.
Hasilnya terlihat nyata. Hanya Atletico Madrid, Real Madrid, dan Bayern Munich yang menciptakan peluang “clear shot” lebih banyak dibanding Strasbourg di lima liga top Eropa musim ini.
Pressing Tinggi dengan Energi Kolektif
Di luar penguasaan bola, Rosenior juga membentuk Strasbourg sebagai tim yang agresif tanpa bola. Pressing tinggi dilakukan dengan keberanian dan intensitas kolektif.
Dalam sebuah wawancara, Rosenior menegaskan bahwa dominasi tidak hanya soal menguasai bola, tetapi juga mengontrol ruang dan wilayah. Pressing, baginya, adalah cara tercepat untuk kembali menyerang.
Strasbourg kerap melakukan penjagaan satu lawan satu saat mendorong garis tinggi. Pendekatan ini meningkatkan peluang merebut bola di sepertiga akhir lapangan.
Statistik Ligue 1 musim ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam perebutan bola tinggi yang berujung peluang. Hanya PSG yang mencatat angka lebih baik dibanding Strasbourg.
Bekal Inggris dan Dampak Nyata di Prancis
Meski belum pernah melatih di Premier League, Rosenior bukan sosok asing dengan sepakbola Inggris. Ia pernah menangani Hull City dan Derby County, serta memiliki karier bermain panjang di berbagai klub Inggris.
Di Strasbourg, dampaknya langsung terasa. Klub itu finis di peringkat ketujuh dan lolos ke kompetisi Eropa pada musim pertamanya, setelah dua musim sebelumnya berkutat di papan tengah bawah.
Kini, Rosenior membawa reputasi itu ke Chelsea. Dengan fleksibilitas taktik, keberanian pressing, dan pengalaman membina pemain muda, era baru di Stamford Bridge resmi dimulai.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Tor Monitor, Liam Rosenior! Menerka Arah Taktik Sang Pelatih untuk Skuad Muda Chelsea
- Ruben Amorim Malah Senang Usai Dipecat Manchester United, Dapat Pesangon Hampir Rp680 Miliar
- Kata-Kata Liam Rosenior Usai Resmi Jadi Pelatih Chelsea: Alasan Keluarga dan Panggilan Juara
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 November 2026 10:01Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
-
Liga Inggris 8 November 2026 08:50Taktik Enzo Maresca Jadi Masalah Besar bagi Man City
-
Liga Inggris 8 November 2026 08:39Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?
-
Liga Inggris 8 November 2026 08:13Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah
-
Liga Inggris 8 November 2026 08:07Bruno Guimaraes Sedang Naik Level
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 November 2026 11:09Dari Gvardiol hingga Baas, 6 Opsi Bek untuk Barcelona
-
Liga Inggris 8 November 2026 10:01Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
-
Liga Spanyol 8 November 2026 09:43Cedera Rodri dan Dilema Rotasi yang Dihadapi Flick di Barcelona
-
Liga Spanyol 8 November 2026 09:37Melihat Real Madrid sebagai Tim yang Kompak dan Menjanjikan
-
Liga Italia 8 November 2026 09:06Rodrigo Mora, Pengagum Cristiano Ronaldo yang Mulai Bersinar di Roma
BERITA LAINNYA
-
inggris 8 November 2026 10:01Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
-
inggris 8 November 2026 08:50Taktik Enzo Maresca Jadi Masalah Besar bagi Man City
-
inggris 8 November 2026 08:39Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?
-
inggris 8 November 2026 08:13Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah
-
inggris 8 November 2026 08:07Bruno Guimaraes Sedang Naik Level
-
inggris 8 November 2026 07:57Siapa Saingan Terdekat Arsenal Setelah Man City Tumbang?
SOROT
-
Liputan6 8 November 2026 14:44Viral Aksi Drifting di Pondok Indah, Polisi Turun Tangan
-
Liputan6 8 November 2026 13:49Jakarta Siaga Banjir, 403 Lokasi Pengungsian Disiapkan
-
Liputan6 8 November 2026 12:37DPR dan Kapolri Kejar Dalang Penyadapan Presiden
-
Liputan6 8 November 2026 12:31Lansia Terseret Motor Saat Kejar Pencuri HP di Bandar Lampung
-
Liputan6 8 November 2026 11:20Tragedi Curug Lawe Kendal, Beringin Raksasa Tumbang Timpa Wisatawan
-
Liputan6 8 November 2026 10:45DKPP Terima 5 Aduan Etik Pemilu 2024 Pascaputusan MK
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392776/original/076371000_1794123853-WhatsApp_Image_2026-11-08_at_14.39.19__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5524830/original/029319800_1773016131-Banjir_Jakarta-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362598/original/005849600_1790823696-IMG_5144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392687/original/050547800_1794115069-1001832104.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392632/original/007990400_1794110193-IMG-20261107-WA0069.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9367144/original/070203900_1791300396-0L5A6892.jpg)

