
Bola.net - Sepak bola selalu berubah seiring waktu. Meski beberapa taktik atau gaya bermain terasa mudah ditebak, selalu ada pemain yang tiba-tiba bersinar karena cocok dengan sistem tertentu. Mereka bisa muncul dari bayang-bayang dan berubah jadi bintang dunia.
Ousmane Dembele adalah contohnya. Winger Prancis itu pernah membela Borussia Dortmund, Barcelona, hingga Paris Saint-Germain. Namun, baru musim 2024/2025 ia benar-benar tampil seperti yang diharapkan, bahkan kini jadi kandidat terkuat Ballon d’Or.
Namun, kisah yang lebih mengejutkan justru datang dari seorang pemain yang dulu pernah dikritik pedas Roy Keane. Ia adalah Scott McTominay, yang kini masuk daftar nominasi Ballon d’Or 2025.
Perjalanan McTominay dari pemain yang diragukan kemampuannya menjadi kandidat pemain terbaik dunia adalah salah satu transformasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Musim Terbaik Bersama Manchester United

Menjelang musim 2024/2025, McTominay baru saja menyelesaikan musim terbaiknya secara individu di Manchester United. Meski performa tim di bawah Erik ten Hag menurun dibanding musim sebelumnya, McTominay tampil menentukan.
Ia mencetak gol penting ke gawang Liverpool, Aston Villa, dan dua gol dramatis di injury time saat comeback melawan Brentford. Momen-momen itu membuatnya tetap jadi pemain yang diandalkan di laga besar.
Namun, keraguan soal kemampuannya masih ada, terutama terkait perannya di lini tengah ganda. Salah satu kritikus terkerasnya adalah Roy Keane, yang sering mengomentari duet “McFred” bersama Fred.
Pada 2022, Keane secara terbuka mengatakan kombinasi keduanya tidak efektif.
"Pengambilan keputusan dan kecerdasan sepak bola, khususnya dari Fred — dan saya sudah katakan ini sejak lama — Fred dan McTominay tidak cukup bagus," kata Keane.
"Mereka tidak akan membawa Manchester United kembali bersaing di papan atas. Kita lihat itu setiap pekan. Mereka memang belum memenuhi standar."
McTominay Tak Pikirkan Kritik

McTominay menanggapi kritik dari Keane tersebut dengan tenang. Ia menegaskan bahwa ia tidak akan tersinggung hanya karena kritik.
"Orang-orang memang suka bicara. Setiap orang berhak punya pendapat dan itu harus dihormati," ujar pemain asal Skotlandia ini seperti dikutip The Mirror.
"Saya tidak akan marah atau menangis hanya karena ucapan Roy Keane. Kalau itu pikirannya, ya sudah, itu pikirannya."
"Bagi saya, hal itu bukan masalah besar. Saya akan bodoh jika pulang ke rumah dan terus memikirkan apa yang orang katakan tentang saya."
Pindah ke Napoli dan Juara Serie A

Musim panas 2024 menjadi titik balik kariernya. McTominay meninggalkan klub masa kecilnya dan bergabung dengan Napoli seharga 25 juta euro. Di bawah Antonio Conte, ia langsung tampil impresif.
Performanya terus konsisten hingga akhir musim. Napoli pun mengunci gelar juara Serie A di hari terakhir, menyingkirkan Inter Milan dalam persaingan ketat.
McTominay dinobatkan sebagai MVP liga, pencapaian luar biasa yang membuatnya disebut salah satu pemain Britania terbaik di luar negeri.
Roy Keane Ubah Pandangannya

Menariknya, keberhasilan McTominay itu membuat Roy Keane merevisi pendapatnya. Ia mengakui bahwa masalah di Manchester United dulu bukan murni kesalahan sang pemain.
Menurut Keane, duetnya dengan Fred memang tidak cocok. "McFred" menjadi simbol kegagalan lini tengah United saat itu, meski McTominay sebenarnya punya potensi lebih besar.
"Apa yang tidak membantu Scott adalah dia bermain bersama Fred," ujar Keane pada Mei 2025.
"Kombinasi mereka tidak berjalan dengan baik. Saya tahu Ole memuji keduanya, itu yang saya kurang paham — saya selalu berpikir Scott punya sesuatu lebih dari Fred. Namun sebagai pasangan, itu tidak berhasil; United tidak kompetitif di lini tengah.
"Itu sedikit mencoreng namanya, 'McFred' bukan? Tapi dia sudah meningkatkan permainannya, saya harus akui itu. Dia selalu punya naluri gol, dan kini level itu makin naik. Kalau dia tidak mencetak gol di Napoli, kita tidak akan membicarakannya sekarang."
Sumber: Give Me Sport
Klasemen Serie A
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 24 Mei 2026 01:44Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
-
Otomotif 23 Mei 2026 23:41Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 24 Mei 2026 04:33Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
-
Liga Spanyol 24 Mei 2026 04:31Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
BERITA LAINNYA
-
inggris 23 Mei 2026 22:43Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
SOROT
-
Liputan6 23 Mei 2026 19:37Pamit Ngopi, Wanita Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Bogor
MOST VIEWED
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Arsenal Juara Premier League Tanpa Hadiah Uang Tunai, tapi Bisa Kantongi Pemasukan hingga Rp3,9 Triliun!
Transfer Fantastis Elliot Anderson Bisa Bikin Manchester United Jadi Penantang Gelar, Begini Alasannya
HIGHLIGHT
10 Pemain Aktif yang Butuh Trofi Liga Champions de...
6 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas Mikel Art...
8 Pesepak Bola Top yang Ternyata Perokok, Ada Szcz...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/6751670/original/052946100_1779559114-Jepretan_Layar_2026-05-21_pukul_00.56.46.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6407825/original/042289700_1779280392-Jepretan_Layar_2026-05-17_pukul_19.30.35.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6731143/original/098379800_1779544555-WhatsApp_Image_2026-05-23_at_20.23.15.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6727107/original/009677500_1779541792-1001284014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6506613/original/086272400_1779364937-polisi-temukan-bukti-baru-tabir-kematian-akseyna-akan-terungkap.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5574940/original/020617200_1777997740-286b4f04-d482-4c69-88c0-fb87c60c8b00.jpg)

