FOLLOW US:


Gara-Gara Paulo Dybala, Manchester United Jadi Geger Sendiri

03-07-2019 12:00

 | Richard Andreas

Gara-Gara Paulo Dybala, Manchester United Jadi Geger Sendiri
Paulo Dybala © AP

Bola.net - Tim rekrutmen Manchester United disebut terbelah lantaran berbeda pendapat soal gagasan mendatangkan bintang Juventus, Paulo Dybala. Separuh percaya Dybala bisa meningkatkan kualitas Setan Merah, sebagian lagi masih meragukan kemampuan pemain Argentina itu.

Menurut Express, MU terus dihubungkan dengan Dybala dalam beberapa pekan terakhir. Kemampuan Dybala masih luar biasa, tetapi dia sulit mendapatkan menit bermain sejak kehadiran Cristiano Ronaldo di Turin.

Dybala lebih banyak duduk di bangku cadangan, dan karena itulah gagasan meninggalkan Juventus tampak menjanjikan. Dybala masih punya segudang potensi yang belum dimaksimalkan, dan Juve tidak bisa mewadahi perkembangannya.

MU muncul sebagai calon klub yang menaruh minat pada Dybala. Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan pemain-pemain berkualitas, dan Ed Woodward yakin Dybala bisa jadi nama besar yang tepat untuk mendongkrak kualitas MU.

Biar begitu, MU paham betul harga jual Dybala tidak akan murah. Woodward sudah pernah menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan pemain-pemain seperti Angel Di Maria, Paul Pogba, dan Romelu Lukaku. Pemain-pemain itu membantu MU dalam sisi komersial.

Kasus Dybala sedikit berbeda. Potensi Dybala masih belum maksimal, tetapi dia hanya mencetak lima gol liga untuk Juventus musim lalu. Performa inilah yang membuat tim rekrutmen MU terpecah.

Pada performa terbaiknya, Dybala bisa memenangkan pertandingan seorang diri. Dia bahkan pernah dibandingkan dengan Lionel Messi beberapa waktu lalu, dianggap sebagai pewaris kehebatan Messi.

Namun, sejak kehadiran Ronaldo, Dybala mundur di balik layar dan terabaikan. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 1

Peran Dybala

Menurut laporan tersebut, Dybala jelas bakal menambahkan dimensi baru pada lini serang Setan Merah. Dybala bisa bermain di belakang striker, dan bakal jadi kunci memaksimalkan kemampuan Marcus Rasfhord di pos ujung tombak.

Tak hanya itu, Dybala juga bisa bermain di sisi sayap dan sebagai striker tengah. Kemampuan serbabisa ini sesuai dengan kebutuhan MU. Ole Gunnar Solskjaer jadi bisa menerapkan beberapa taktik berbeda.

"Ini cukup aneh. Kemampuan Dybala tidak perlu diragukan lagi. Namun, jika anda mengamati Serie A, dia hanya mencetak lima gol dan empat assists dalam tim Juventus yang jauh lebih unggul dari tim-tim lainnya," kata analis ESPN FC Steve Nicol.

Nicol percaya Paulo Dybala akan membantu Manchester United, pertanyaannya apakah MU rela mengambil risiko itu?