Januari, Arsenal Coba Boyong Luka Jovic dari Real Madrid

Serafin Unus Pasi | 16 November 2021 17:20
Pemain Real Madrid, Luka Jovic (c) AP Photo

Bola.net - Klub Premier League, Arsenal berpotensi mendatangkan striker baru di musim panas tahun 2022. The Gunners dilaporkan akan mencoba mengamankan jasa Luka Jovic dari Real Madrid.

Sejak musim panas kemarin, Arsenal memang tengah berburu striker baru. Mereka tengah mengantisipasi kepergian Alexandre Lacazette yang digosipkan akan berlangsung di tahun 2022 nanti.

Sejauh ini ada beberapa nama yang digosipkan jadi incaran Arsenal. Salah satunya adalah Luka Jovic yang saat ini membela Real Madrid.

Dilansir The Mirror, Arsenal nampaknya akan mulai mendekati Jovic. Mereka akan memboyong sang striker ke Bernabeu di bulan Januari nanti.

Simak situasi transfer Jovic di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Situasi Mendesak

Menurut laporan itu, Arsenal awalnya berencana mengincar Jovic di musim panas tahun 2022. Namun mereka terpaksa mempercepat rencana perekrutan striker serbia itu.

Ini disebabkan bukan hanya Lacazette yang ingin cabut. Striker muda mereka, Eddie Nketiah dilaporkan ingin meninggalkan Arsenal di Januari 2022.

Itulah mengapa Arsenal harus mempercepat rencana perekrutan Jovic. Agar stok striker mereka aman hingga akhir tahun.

2 dari 4 halaman

Rencana Perekrutan

Laporan itu mengklaim bahwa Arsenal sudah menyiapkan skema perekrutan Jovic. Mereka berencana untuk meminjam sang striker dengan opsi pembelian permanen.

Ada dua alasan mengapa Arsenal mempersiapkan skema ini. Yang pertama karena dana transfer mereka cukup terbatas di Jnauari nanti, sehingga mereka hanya bisa meminjam sang striker.

Kedua, mereka ragu Jovic bisa beradaptasi dengan baik di lini serang mereka. Jadi mereka ingin mengujinya terlebih dahulu sebelum mempermanenkannya.

3 dari 4 halaman

Mahar Transfer

Real Madrid dilaporkan lebih suka jika Arsenal langsung membeli Jovic. Mereka membanderol sang striker di angka 30 Juta Euro.

Namun Madrid tidak menutup pintu untuk peminjaman sang striker. Karena mereka juga ingin mengurangi beban gaji mereka.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR