Kalah di Final Carabao Cup, Declan Rice: Pahit, tapi Perburuan Gelar Belum Berakhir

Kalah di Final Carabao Cup, Declan Rice: Pahit, tapi Perburuan Gelar Belum Berakhir
Gelandang Arsenal, Declan Rice usai laga final Carabao Cup melawan Manchester City. The Gunners kalah 0-2 pada laga di Wembley tersebut. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Kekecewaan jelas terlihat di wajah Declan Rice saat peluit akhir berbunyi di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026) malam WIB. Arsenal harus melepas trofi Carabao Cup kepada Manchester City setelah kalah 2-0.

Dua gol cepat dari Nico O’Reilly dalam lima menit di babak kedua menjadi titik balik. Momen singkat itu mematahkan harapan Arsenal meraih gelar pertama musim ini.

Meski terpukul, Rice tidak larut dalam kecewa. Ia langsung mengalihkan fokus ke sisa kompetisi yang masih dijalani Arsenal dalam dua bulan terakhir musim ini.

Kekalahan ini tergolong langka bagi tim asuhan Mikel Arteta. Dari 50 laga di semua kompetisi musim ini, Arsenal baru menelan empat kekalahan.

Karena itu, Rice memilih menatap ke depan. Ia membawa pesan optimisme bagi para pendukung Arsenal.

Pelajaran dari Final Piala Liga

Pelajaran dari Final Piala Liga

Penyerang Manchester City, Erling Haaland mencoba melewati adangan pemain Arsenal di final Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Rice mengakui hasil di Wembley sulit diterima. Namun, ia menilai Arsenal sebenarnya punya peluang mengubah jalannya laga, terutama di babak pertama.

“Sangat mengecewakan. Ini final dan kami tak ingin mengakhirinya dengan kekalahan. Tapi kami memberi mereka dua kesempatan,” ujarnya.

Ia menekankan efektivitas sebagai pembeda utama. Menurutnya, Arsenal tampil cukup baik di babak pertama, tetapi gagal mencetak gol.

“Kami harus introspeksi. Laga bisa berbeda jika kami mencetak gol lebih dulu. Ada banyak hal positif, tapi kami harus terus melangkah,” tegasnya.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 11 April 2026
Arsenal Arsenal
18:30 WIB
Bournemouth Bournemouth

Menjaga Asa di Tiga Kompetisi

Menjaga Asa di Tiga Kompetisi

Dua bek Arsenal, Gabriel Magalhaes dan William Saliba bereaksi usai laga melawan Manchester City di Final Carabao Cup, 22 Maret 2026. (c) AP Photo/Richard Pelham

Meski kehilangan satu trofi, peluang Arsenal belum tertutup. Mereka masih bersaing di Premier League, FA Cup, dan Liga Champions.

Rice meminta tim segera bangkit dan menjaga konsistensi. Ia menilai satu kekalahan tidak boleh merusak kerja keras sepanjang musim.

“Masih ada Premier League, FA Cup, dan Liga Champions. Kami bisa lebih baik hari ini, tapi ini sepak bola. Masih banyak yang bisa kami kejar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga semangat hingga akhir musim. Baginya, kekalahan ini justru bisa menjadi motivasi tambahan.

Pesan untuk Suporter Arsenal

Rice juga menyoroti dukungan luar biasa suporter Arsenal di Wembley. Ia mengaku merasakan energi besar sejak sebelum pertandingan dimulai.

Melihat ribuan fans hadir, ia merasa bangga sekaligus kecewa karena belum bisa memberi gelar.

“Saya melihat para penggemar hari ini. Mereka bernyanyi untuk kami. Saya bangga menjadi pemain Arsenal,” katanya.

Menurutnya, loyalitas suporter menjadi dorongan utama untuk bangkit. Ia pun berjanji tim akan berjuang maksimal di sisa musim.

“Mereka selalu bersama kami, kandang maupun tandang. Kami kecewa, tapi masih ada kesempatan di kompetisi lain,” tutup Rice.