Kata Eks The Reds, Mane Cabut dari Liverpool Bukan Karena Ada Masalah kok

Dimas Ardi Prasetya | 7 Juli 2022 07:17
Sadio Mane ketika dikenalkan kepada publik setelah resmi bergabung dengan Bayern Munchen. (c) AP Photo

Bola.net - Eks bek Liverpool Martin Skrtel mengklaim Sadio Mane cabut dari Anfield bukan karena ada masalah tapi semata hanya karena ia ingin cari pengalaman baru saja.

Mane gabung dengan Liverpool pada tahun 2016 silam. Ia diangkut dari Southampton.

Mane langsung jadi andalan lini serang Liverpool. Ia kemudian membentuk trio legendaris bersama Roberto Firmino dan Mohamed Salah.

Mane pun membantu Liverpool memenangkan gelar juara Premier League perdananya. Ia juga membantu The Reds memenangkan gelar Liga Champions untuk yang keenam kalinya sepanjang sejarah klub.

1 dari 4 halaman

Mane Cabut ke Bayern

Sadio Mane masih punya kontrak setahun lagi di Liverpool. Akan tetapi ia kemudian meminta cabut dari Anfield pada musim panas 2022 ini.

Pada akhirnya Liverpool pun mengabulkan keinginannya pergi dari Anfield. Mane kemudian dipinang oleh Bayern Munchen.

Mane kemudian dilego dengan bandrol yang kabarnya mencapai 41 juta euro. Di Bayern ia dikontrak selama tiga tahun.

2 dari 4 halaman

Alasan Mane Pergi dari Liverpool

Ada spekulasi terkait alasan Sadio Mane pergi dari Liverpool. Ada yang mengklaim karena The Reds lebih perhatian pada Mohamed Salah.

Ada juga yang menyebut karena Mane tak mendapat gaji yang layak. Namun Martin Skrtel membantah kabar burung tersebut.

“Sulit untuk meninggalkan klub seperti Liverpool karena jika Anda ada di sana, jika Anda tampil dengan baik seperti yang ia lakukan, dan kami dapat menyebutnya legenda karena apa yang ia capai di klub, itu brilian," cetusnya pada The Athletic.

“Tapi saya pikir setiap pemain, pada tahap tertentu dalam karirnya, memiliki perasaan bahwa Anda perlu berubah. Anda membutuhkan motivasi baru, tantangan baru," seru Skrtel.

3 dari 4 halaman

Pengalaman Serupa

Martin Skrtel mengaku paham keputusan Sadio Mane meninggalkan Liverpool. Pasalnya ia juga pernah merasakan hal yang serupa.

"Setelah delapan setengah tahun (bersama Liverpool), saya juga memiliki perasaan seperti, 'Oh, mungkin saya harus mengubah sesuatu' untuk menemukan pengalaman yang berbeda," seru Skrtel.

"Saya cukup yakin itu bukan keputusan yang mudah baginya untuk meninggalkan klub. Tapi ia memberikan yang maksimal dan melakukannya dengan sangat baik untuk klub, dan sekarang yang bisa Anda lakukan hanyalah berharap ia beruntung. Jika mereka (Bayern Munich) bermain di masa depan melawan Liverpool, saya harap ia tidak dalam kondisi terbaiknya," kelakar Skrtel.

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR