Kata-kata Terakhir Ruben Amorim Sebelum Dipecat MU jadi Tanda Konflik Internal: Saya Manajer, Bukan Sekadar Pelatih

Kata-kata Terakhir Ruben Amorim Sebelum Dipecat MU jadi Tanda Konflik Internal: Saya Manajer, Bukan Sekadar Pelatih
Manajer Manchester United, Ruben Amorim (c) MUFC Official

Bola.net - Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United pada Senin (5/1) pagi waktu setempat. Keputusan itu diambil tak lama setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United.

Laga di Elland Road menjadi pertandingan terakhir Amorim bersama Setan Merah. Namun, hasil di atas lapangan bukan faktor utama pemecatan tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, hubungan Amorim dan manajemen MU memburuk. Perbedaan pandangan soal perekrutan pemain menjadi pemicu utama konflik.

Situasi memanas setelah Amorim menyampaikan pernyataan tegas di hadapan media. Ucapan itu kini menjadi kalimat terakhirnya sebagai manajer MU.

1 dari 3 halaman

Konflik Wewenang yang Tak Terhindarkan

Konflik Wewenang yang Tak Terhindarkan

Pemain Manchester United Diogo Dalot, Matheus Cunha, dan Lisandro Martinez merayakan kemenangan dalam laga Liga Inggris melawan Newcastle, Sabtu, 27 Desember 2025. (c) AP Photo/Dave Thompson

Ruben Amorim merasa kewenangannya sebagai manajer tidak berjalan utuh. Ia menilai ada terlalu banyak intervensi dalam kebijakan transfer pemain.

Sebagai pelatih yang dibesarkan dalam struktur modern Eropa, Amorim menganggap kontrol teknis adalah bagian penting dari perannya. Ketika hal itu dibatasi, konflik pun tak terelakkan.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya datang ke sini untuk menjadi manajer, bukan untuk menjadi pelatih," kata Amorim dikutip dari BBC Sport.

"Di setiap departemen, departemen pencarian bakat, direktur olahraga, perlu melakukan pekerjaan mereka. Saya akan melakukan pekerjaan saya selama 18 bulan dan kemudian kita akan melanjutkan," kata Amorim.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 8 Januari 2026
Burnley Burnley
03:15 WIB
Man United Man United
2 dari 3 halaman

Pernyataan Terakhir yang Menjadi Titik Balik

Amorim mengungkapkan kegelisahannya dalam jumpa pers usai laga melawan Leeds United. Ia menegaskan perbedaan mendasar antara peran manajer dan pelatih.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya akan menjadi manajer tim ini, bukan hanya pelatih. Saya sangat jelas tentang itu."

"Itu akan berakhir dalam 18 bulan dan kemudian semua orang akan melanjutkan. Itulah kesepakatannya. Itulah pekerjaan saya. Bukan untuk menjadi pelatih," tegas Amorim.

Ucapan tersebut kini dipandang sebagai garis batas yang tak bisa ditarik kembali. Manchester United pun memilih jalan berpisah, menutup era singkat Amorim di Old Trafford.

Sumber: BBC Sport