
Bola.net - Penggunaan VAR di Premier League benar-benar menimbulkan polemik. Kali ini, setiap manajer klub Premier League dikabarkan bakal bersatu memprotes kejanggalan peran VAR.
Protes tersebut dialamatkan pada Mike Riley selaku ketua Professional Game Match Officials Limited (PGMOL). Para manajer ingin duduk bersama dalam satu pertemuan penting untuk membahas penggunaan VAR sejauh ini dan apa yang bisa diperbaiki, Kamis (7/11/2019) waktu setempat.
Musim ini memang merupakan musim debut VAR di Premier League, jelas masih ada sejumlah masalah yang perlu diselesaikan. Memang nahas, sebagai liga terbaik di dunia, Premier League justru terlambat menggunakan VAR.
Sebenarnya apa yang membuat VAR Premier League tidak sebaik liga-liga lainnya? Menukil Sky Sports, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masalah Monitor
VAR seharusnya bisa membantu wasit menciptakan keputusan yang lebih adil, tapi sejauh ini yang terjadi justru sebaliknya. Entah mengapa, Premier League memutuskan wasit tidak perlu melihat tayangan ulang secara langsung.
Sejauh ini, wasit utama di lapangan hanya mengandalkan instruksi wasit VAR yang melihat tayangan ulang di ruangan khusus. Proses inilah yang membedakan VAR di Premier League dengan di tempat-tempat lain.
Di La Liga, Serie A, Bundesliga - bahkan di Piala Dunia 2018 lalu - wasit utama di lapangan diizinkan melihat tayangan ulang langsung apabila insiden yang terjadi tidak cukup jelas. Dengan demikian, wasit bisa membuat penilaiannya sendiri, bukan hanya mendengarkan instruksi.
Alhasil, pertemuan Kamis mendatang bakal mendiskusikan masalah tersebut. Para manajer merasa wasit utama seharusnya diizinkan melihat monitor di samping lapangan.
Masalah Teranyar
Bagaimanapun, VAR harus menciptakan permainan yang lebih adil. Akhir pekan lalu ada sejumlah insiden yang berkata sebaliknya.
Jurgen Klopp mengeluhkan keputusan offside Roberto Firmino yang tidak jelas. Klopp mengklaim timnya sering dirugikan sejumlah keputusan VAR sejauh ini, dia ingin kejelasan lebih.
Selain itu, laga imbang Everton vs Tottenham pun menjadi saksi kerumitan VAR. Insiden jatuhnya Dele Alli di dalam kotak penalti dianggap bukan pelanggaran, padahal VAR menghabiskan tiga menit untuk membuat keputusan.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Sergio Aguero: Liverpool vs Manchester City Bukan El Clasico-nya Inggris
- Manchester United Siapkan Proposal Rp1,4 Triliun untuk Beli Declan Rice
- Perihal Mental, Manchester United Lebih Cocok dengan Format Turnamen?
- Lagi, Manchester United Blokir Transfer Marcos Rojo
- Liverpool Bakal Terpeleset, Manchester City Diprediksi Bisa Pertahankan Gelar Premier League
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 18:00Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 20:33 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 20:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 20:00 -
Liga Italia 7 Maret 2026 19:45 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 19:16 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 18:52
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524098/original/016663700_1772890911-1001509836.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400736/original/057108400_1762146027-ClipDown.com_566387837_18530367427022238_1335344402082834836_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524046/original/028898700_1772886703-IMG-20260307-WA0097.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516224/original/075394400_1772267442-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467182/original/093379900_1767865235-1.jpg)

