
Bola.net - Manchester City kembali merasakan kekalahan pahit di Premier League setelah takluk 1-2 dari Brighton di Amex Stadium, Minggu lalu. Hasil ini menandai kekalahan kedua berturut-turut yang semakin memperburuk catatan awal musim mereka.
Rodri, pemain tengah andalan The Citizens, menjadi figur yang paling lantang mengkritik penampilan timnya pasca pertandingan. Gelandang Spanyol tersebut menyoroti berbagai kesalahan fundamental yang dilakukan rekan-rekannya di lapangan.
Kekalahan ini menambah beban psikologis bagi Pep Guardiola beserta skuadnya yang kini terpuruk di peringkat ke-12 klasemen. Start musim yang buruk tentunya menimbulkan keraguan terhadap konsistensi City dalam mempertahankan performa tinggi mereka.
Kekalahan Pahit di Amex Stadium
The Citizens sempat memimpin terlebih dahulu berkat gol Erling Haaland yang tercipta pada menit ke-34. Namun, penampilan tim justru menurun signifikan setelah memasuki babak kedua dan memberikan ruang kepada Brighton untuk bangkit.
Matheus Nunes menjadi biang keladi penyamaan kedudukan setelah melakukan pelanggaran handball di dalam kotak penalti. James Milner, mantan pemain City, tidak menyia-nyiakan peluang emas tersebut untuk mencetak gol pada menit ke-67.
Bencana berlanjut di penghujung pertandingan ketika barisan pertahanan City kehilangan fokus total. Aksi apik trio Georginio Rutter, Kaoru Mitoma, dan Brajan Gruda berhasil menembus lini belakang untuk mencetak gol kemenangan di menit ke-89.
Kritik Tajam Rodri
Rodri tampak sangat kecewa dan tidak menyembunyikan kekesalannya saat memberikan keterangan kepada media.
Pemain berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa timnya melakukan blunder yang tidak pantas dilakukan oleh klub sekaliber Manchester City. "Kami kecewa karena kami Manchester City dan datang untuk menang, tapi inilah kenyataannya. Kami tidak berada di level yang seharusnya," tegas Rodri.
Gelandang internasional Spanyol itu juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh dari dalam tim. "Satu-satunya cara untuk bangkit adalah melihat diri sendiri. Kami memulai dengan baik, tapi di babak kedua kami lengah. Dua kesalahan membuat hasil berubah jadi 2-1," lanjutnya dengan nada frustrasi.
Rodri menolak untuk menjadikan faktor adaptasi pemain baru sebagai dalih atas performa buruk tim. Menurutnya, Manchester City harus segera kembali ke standar permainan tinggi yang selama ini menjadi ciri khas klub.
Tantangan Guardiola dan Awal Musim Sulit
Manchester City telah menggelontorkan dana lebih dari £150 juta untuk merekrut sejumlah pemain baru seperti Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, Tijjani Reijnders, dan James Trafford. Namun, perubahan besar-besaran tersebut justru menciptakan kesulitan dalam menemukan chemistry dan ritme permainan yang tepat.
Rodri mengakui bahwa proses penyesuaian memang tidak bisa berjalan instan, tetapi hal itu tidak boleh menjadi toleransi untuk penampilan di bawah standar. "Kami kehilangan level permainan. Ketika banyak perubahan, memang sulit, tapi ini bukan cara untuk meraih kesuksesan," ungkapnya.
Setelah jeda internasional berakhir, City akan menghadapi ujian berat melawan Manchester United pada 14 September mendatang. Guardiola kini dihadapkan pada tugas berat untuk menemukan formula yang tepat agar timnya dapat keluar dari krisis di awal musim ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Maret 2026 04:00Inter Miami Bakal Angkut Mohamed Salah? Begini Kata Fabrizio Romano
-
Liga Inggris 29 Maret 2026 02:00Bantah akan Cabut, Kai Havertz Tegaskan Komitmennya di Arsenal
-
Liga Inggris 28 Maret 2026 21:55 -
Liga Inggris 28 Maret 2026 16:41Casemiro Tegaskan Keputusan Tinggalkan Manchester United Sudah Final
MOST VIEWED
- Memancing di Air Keruh, Manchester United Tertarik untuk Boyong Pemain Tottenham Ini
- Alejandro Garnacho Sedang Terpuruk di Chelsea dan Jadi Bahan Ejekan Fans
- Tradisi 24 Tahun Diputus Demi Lindungi Pemain, MU Tak Gelar Tur Dunia pada Awal Musim 2026/2027?
- 11 Tim Premier League Berpeluang ke Kompetisi Eropa Musim Depan, Begini Skenarionya
HIGHLIGHT
- 11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada...
- 3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, A...
- Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Mas...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Pemain yang Pernah Membela Galatasaray dan Liver...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540320/original/048270600_1774703402-IMG-20260328-WA0084.jpg)
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5539770/original/085372900_1774619710-033A9641.JPG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540211/original/032439000_1774689231-20121002014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540210/original/046253600_1774688411-Screenshot_20260328_140636_Instagram.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539781/original/084989500_1774620379-Prabowo_-_Anwar_Ibrahim.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5539843/original/087983700_1774629042-1000023606.jpg)

