
Bola.net - Liverpool menghadapi perubahan besar dengan rencana kepergian Mohamed Salah dari Anfield. Selain mengakhiri era salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub, keputusan ini juga membawa dampak signifikan pada kondisi finansial The Reds.
Salah selama ini tercatat sebagai pemain dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Liverpool. Dengan gaji dasar sekitar 400 ribu pounds per pekan, kepergiannya otomatis mengurangi beban pengeluaran klub secara drastis.
Di tengah meningkatnya biaya skuad dan ancaman kehilangan pendapatan Liga Champions, penghematan ini bisa menjadi faktor penting bagi stabilitas finansial Liverpool dalam beberapa tahun ke depan.
Gaji Mohamed Salah yang Sangat Besar

Mohamed Salah selama bertahun-tahun menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liverpool. Gaji dasarnya mencapai sekitar 400 ribu pounds per pekan, belum termasuk berbagai bonus performa yang dapat membuat total pendapatannya jauh lebih besar.
Jika dihitung dalam satu tahun penuh, Liverpool harus mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk satu pemain. Kontrak baru yang ditandatangani Salah pada April tahun lalu sebenarnya membuatnya terikat hingga musim panas 2027.
Biar begitu, dengan kepergian lebih awal melalui kesepakatan bebas transfer, komitmen finansial Liverpool terhadap gaji tersebut secara efektif berkurang drastis. Meski detail kesepakatan pemutusan kontrak tidak dipublikasikan, kepergian ini tetap berarti penghematan besar bagi klub.
Situasi tersebut juga berkaitan dengan performa Salah di lapangan yang disebut mengalami penurunan pada musim ini, sehingga nilai ekonominya bagi klub mulai dipertimbangkan ulang.
Liverpool Sedang Menghadapi Beban Pengeluaran Besar

Perpanjangan kontrak Salah bukan satu-satunya komitmen finansial besar yang dibuat Liverpool dalam beberapa waktu terakhir. Kapten tim Virgil van Dijk juga menandatangani kontrak baru dengan nilai besar pada April tahun lalu.
Kesepakatan tersebut membuat bek asal Belanda itu tetap berada di Anfield hingga akhir musim 2026/2027, ketika usianya mendekati 36 tahun. Kontrak jangka panjang dengan pemain senior tentu membawa konsekuensi finansial tersendiri bagi klub.
Pada saat yang sama, Liverpool melakukan belanja besar di bursa transfer musim panas. Klub menghabiskan lebih dari 400 juta pounds untuk mendatangkan sejumlah pemain baru.
Menurut estimasi The Athletic, total komitmen transfer dan gaji untuk pemain-pemain baru tersebut bahkan melampaui setengah miliar pounds. Kontrak yang diberikan pun berdurasi panjang, umumnya lima hingga enam tahun, sehingga menambah kewajiban finansial jangka panjang.
Penjualan Pemain Hanya Memberi Efek Sementara

Liverpool memang mencoba menyeimbangkan pengeluaran besar itu dengan menjual beberapa pemain. Nama-nama seperti Darwin Nunez dan Luis Diaz dilepas, sementara Trent Alexander-Arnold juga meninggalkan klub.
Bahkan Alexander-Arnold dilepas ke Real Madrid dengan nilai sekitar 8 juta pounds meski kontraknya hampir habis. Madrid ingin segera merekrutnya agar bisa bermain di Piala Dunia Antarklub.
Penjualan tersebut membantu Liverpool menutup sebagian biaya transfer besar yang mereka keluarkan. Namun keuntungan finansial dari penjualan pemain hanya diperhitungkan dalam aturan keuangan sepak bola selama tiga musim.
Setelah periode itu berlalu, dampak utama yang tersisa hanyalah penghematan gaji. Masalahnya, Liverpool juga mendatangkan sejumlah pemain baru dengan bayaran besar untuk menggantikan mereka yang pergi.
Ancaman Kehilangan Pendapatan Liga Champions
Penghematan dari gaji Salah menjadi semakin penting karena Liverpool berpotensi menghadapi penurunan pendapatan besar. Tim asuhan Arne Slot saat ini berada di peringkat kelima Liga Inggris dengan tujuh pertandingan tersisa.
Posisi tersebut membuat mereka terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Jika itu terjadi, dampaknya terhadap keuangan klub bisa sangat signifikan.
Liverpool pernah merasakan hal tersebut pada musim 2023/2024 ketika gagal lolos ke Liga Champions dan hanya bermain di Liga Europa. Pendapatan dari hadiah UEFA turun sekitar 50 juta pounds dan klub mencatat kerugian sebelum pajak sebesar 57,1 juta pounds.
Sebaliknya, pada musim berikutnya Liverpool kembali meraih keuntungan setelah mendapatkan sekitar 82,5 juta pounds dari Liga Champions dengan format baru kompetisi tersebut.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Chelsea Catatkan Kerugian Terbesar dalam Sejarah Premier League
- Kepingan Puzzle Carrick: Denzel Dumfries Jadi Kunci Rotasi Sayap Manchester United?
- Iliman Ndiaye Siap Buka Hati untuk Manchester United?
- Duel Pramusim Leeds United vs Manchester United Digelar di Croke Park?
- Harry Maguire Terancam Sanksi Tambahan Usai Emosi ke Ofisial di Laga Bournemouth vs Manchester United
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
-
inggris 31 Oktober 2026 21:47Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
-
inggris 31 Oktober 2026 15:06Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)

