FOLLOW US:


Kisah Sadio Mane: Kabur dari Rumah, Tidak Punya Uang Sepeser Pun, dan Akhirnya Jadi Juara UCL

25-06-2019 10:40

 | Richard Andreas

Kisah Sadio Mane: Kabur dari Rumah, Tidak Punya Uang Sepeser Pun, dan Akhirnya Jadi Juara UCL
Sadio Mane © AP Photo

Bola.net - Pesepak bola juga manusia. Hidup mereka terkesan sempurna: bersenang-senang, hobi yang dibayar, banyak uang, dan bahagia. Mereka menikmati kehidupan yang hanya bisa diimpikan oleh banyak orang di berbagai belahan dunia.

Namun, selalu ada kisah perjuangan di balik karier gemilang mereka. Salah satunya yang dialami winger Liverpool, Sadio Mane. Pemain berdarah Senegal ini ternyata menjalani awal karier yang begitu sulit, yang bahkan bakal membuat banyak orang menyerah.

Mane lahir di desa kecil di Senegal. Di sana, bermain sepak bola saja sudah menjadi kemewahan tersendiri, apalagi jadi pesepak bola profesional. Mimpi Mane tampak begitu jauh dan tidak terjangkau, orang tuanya juga melarang.

Namun, Mane tidak menyerah. Dia tahu hidupnya ada di dunia sepak bola. Ketika masih bersekolah, Mane pernah kabur diam-diam dari rumah karena tidak didukung orang tua. Dia kabur tanpa membawa uang sepeser pun.

"Saya mempersiapkan segalanya sebaik mungkin, dengan memahami bahwa saya tidak akan punya uang sama sekali. Saat matahari terbenam, saya menyembunyikan tas olahraga yang berisikan keperluan saya di balik rumput tinggi di depan rumah, supaya saya selalu siap ketika harus pergi," kata Mane kepada Football France.

"Pagi-pagi benar pada hari berikutnya, sekitar pukul 6 pagi, saya hanya menggosok gigi dan saya bahkan tidak sempat mandi. Saya pergi tanpa memberi tahu siapa pun, kecuali teman baik saya. Saya berjalan cukup lama untuk bertemu dengan teman yang meminjami saya sejumlah uang supaya saya bisa naik bus ke Dakar."

"Di sana, saya disambut oleh keluarga yang tidak saya kenal. Saya langsung berlatih dan mengenali tim tersebut, tetapi orang tua saya mencari saya di mana pun," sambung Mane.

Apa yang terjadi berikutnya? Perjalanan Mane justru semakin sulit. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 1

Janji Orang Tua

Orang tua Mane tidak mau anaknya putus sekolah. Dengan segala cara, mereka berusaha menemukan Mane. Teman baik Mane akhirnya membongkar keberadaan Mane karena terus ditekan.

"Mereka yakin teman baik saya tahu di mana saya berada. Dia bertahan, dia tidak mengatakan apa pun. Namun, keluarga saya dan keluarganya terus menekan dia, pada akhirnya dia menyerah," sambung Mane.

Sejak saat itu, orang tua Mane luluh. Mereka bakal mendukung mimpi Mane di dunia sepak bola. Kini, Mane merupakan salah satu pemain terbaik di Eropa yang menjuarai Liga Champions.

"Orang tua saya menelepon saya dan meminta saya pulang. Saya tidak mau karena saya malu, tetapi pada akhirnya saya setuju dengan syarat mereka bakal membiarkan saya mencoba sepak bola begitu sekolah sudah selesai," tutupnya.

Kesuksesan Mane merupakan kabar gembira bagi desa aslinya. Kabarnya, sebagian besar gaji Mane dihabiskan untuk membangun desa dan membikin bangga kedua orang tuanya.