
Bola.net - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku ia sempat merasa khawatir akan dipecat oleh manajemen The Reds jika ia tidak cepat mengubah peruntungan klub tersebut.
Liverpool sempat nyaris juara pada musim 2013-14. Dan pada musim berikutnya, penampilan The Reds malah menurun.
Pada akhirnya manajer kala itu yakni Brendan Rodgers dipecat dari Anfield. Manajemen Liverpool kemudian menunjuk Klopp sebagai pengganti Rodgers pada Oktober 2015.
Liverpool mengalami peningkatan performa secara bertahan sejak ditukangi Klopp. The Reds juga sempat masuk ke tiga final namun selalu gagal, sebelum akhirnya sukses meraih trofi juara perdananya di era Klopp pada musim 2018-19 setelah memastikan diri jadi yang terbaik di Liga Champions.
Khawatir Dipecat
Jurgen Klopp sebelumnya tak pernah mengalami rasanya dipecat. Namun ia tahu bahwa hal itu bisa terjadi kepadanya di Liverpool.
Sebab The Reds berbeda dari Borussia Dortmund maupun Mainz, dua klubnya sebelumnya. Liverpool adalah klub yang lebih besar dengan tekanan yang jauh lebih besar pula.
"Sangat jelas kami membutuhkan waktu. Jelas kami tidak bisa memperbaikinya dalam semalam. Semua orang menginginkannya, tetapi kami tidak bisa, jadi saya harus meminta waktu. Saya tahu," ujarnya pada Sky Sports.
"Sebelum itu dalam karir saya, saya tidak pernah dipecat jadi saya tidak punya pengalaman dengan itu, tetapi saya tahu itu adalah level yang berbeda, dan jika saya tidak bisa mengantarkan [kesuksesan] kemari dengan cepat, maka saya akan mendapatkan pemecatan itu," ucapnya.
Dukungan Penuh
Akan tetapi kekhawatiran itu tidak terbukti. Jurgen Klopp malah mengaku manajemen Liverpool memberikan dukungan kepadanya 100 persen.
Hal tersebut juga berlaku meski Liverpool kalah di tiga final beruntun. Mulai dari final Liga Europa kontra Sevilla, kemudian final Piala Liga lawan Manchester City dan final Liga Champions 2018 versus Real Madrid.
"Kami mendapat waktu itu, dan hal yang menyenangkan adalah bahwa setelah enam, tujuh, delapan pertandingan, mereka benar-benar positif tentang situasi tersebut, mereka menyadari kami berada di jalan yang benar. Sejak saat itu mereka tidak mempertanyakannya sedetik pun. Mereka penuh dengan keyakinan dan kepercayaan, dan mereka mengatakan jalan kita akan tetap, dan semuanya akan baik-baik saja."
"Itulah yang kami lakukan saat itu. Ketika kami kalah di final melawan Sevilla atau City atau Real Madrid, saya pikir para pakar mengatakan kemudian jika ia tidak memenangkan yang berikutnya maka mereka mungkin berubah, tetapi secara internal tidak pernah ada yang berpikir seperti ini," seru Klopp.
Jurgen Klopp sendiri akhirnya baru menuai prestasi pada tahun keempatnya, sesuai janjinya. Ia membawa The Reds memenangi Liga Champions, sebelum akhirnya memenangi UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub.
(sky sports)
Baca Juga:
- Jurgen Klopp, Sebuah 'Jackpot' untuk Liverpool
- Xherdan Shaqiri Mantapkan Hati Tinggalkan Liverpool
- Dukungan Jurgen Klopp untuk Virgil Van Dijk di Ballon d'Or 2019 Bikin Sadio Mane Kesal
- Lelang Memorabilia Tahap Kedua, APSSI Raih Lebih dari Rp 15 Juta
- Lovren Ungkap Dua Kunci Sukses Liverpool
- Inilah Starting XI Terbaik Pemain yang Dijual Jurgen Klopp: Ada Coutinho
- Sadio Mane, Penyerang Kelas Dunia yang Taat Salat dan Puasa
- Gara-Gara Youtube, Jurgen Klopp Rela Terbang ke Brasil untuk Coba Gaet Rodrygo
- Sebagai Fans Liverpool, Eriksson Rela Jika Kompetisi EPL tak Dilanjutkan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 8 Maret 2026 13:34Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 06:20
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 8 Maret 2026 17:00 -
Liga Italia 8 Maret 2026 16:57 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:36 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 16:26 -
Otomotif 8 Maret 2026 16:25 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 15:51
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524633/original/032170700_1772960306-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_3.55.34_PM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5131770/original/060031700_1739425622-5-tahun-berjuang-melawan-kanker-vid-0-2e423.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)

