FOLLOW US:


Kompetisi Mencetak Gol Martial vs Rashford, Siapa yang Menang?

23-08-2019 05:15

 | Yaumil Azis

Kompetisi Mencetak Gol Martial vs Rashford, Siapa yang Menang?
Marcus Rashford dan Anthony Martial merayakan gol ke gawang Chelsea. © AP Photo

Bola.net - Dua penggawa Manchester United, Anthony Martial dan Marcus Rashford, memiliki persaingan pribadi yang positif. Ya, keduanya saling berkompetisi untuk membukukan gol sebanyak mungkin baik saat tampil maupun kala menjalani sesi latihan.

Martial dan Rashford adalah dua pemain yang mendapat keuntungan besar dalam kepergian Romelu Lukaku ke Inter Milan. Dengan begitu, keduanya bisa lebih sering ditampilkan di atas lapangan lebih sering dari sebelumnya.

Sejauh ini, dampaknya terbilang cukup positif. Kehadiran keduanya di lini depan membuat Manchester United belum terkalahkan dalam dua laga perdana di Premier League musim 2019/20. Bahkan, Martial dan Rashford sama-sama telah mencetak dua gol sejauh ini.

Rashford membukukan dua gol saat MU membantai Chelsea di pekan perdana. Sementara dua gol Martial terpecah menjadi masing-masing satu, di mana ia sukses menjebol gawang Chelsea juga Wolverhampton di pekan kedua.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Siapa Pemenangnya?

Persaingan dalam urusan mencetak gol ternyata tidak hanya terjadi di atas lapangan, namun juga di sesi latihan. Martial pun menyebutkan siapa pemenang di antara keduanya sejauh ini.

"Siapa yang menang? Tergantung... terkadang dia, terkadang saya. Dalam permainan, Marcus lebih senang bemain di tengah, seperti saya. Saya tidak masalah jika harus berhenti, dikeluarkan, kami saling bergantian selama permainan," ujar Martial kepada Sky Sports.

Persaingannya terbilang cukup ketat. Namun Martial merasa ini punya dampak positif karena bisa membantunya meneror pertahanan lawan. Sehingga ia merasa baik-baik saja jika Rashford sedang dalam kondisi memimpin.

"Saya tidak terganggu jika harus membiarkannya memimpin sesekali. Itu membantu kami meneror pertahanan lawan dan saya harap bisa mempertahankannya musim ini," lanjutnya.

2 dari 2

Solidaritas untuk Pogba

Selain itu, Martial juga mengekspesikan pembelaannya kepada Paul Pogba yang baru saja ditimpa masalah rasisme oleh pendukung the Red Devils sendiri. Ia berharap sikap rasis bisa segera dihapuskan dari dunia sepak bola.

"Itu bukanlah sesuatu yang bisa dihapuskan dari masyarakat," katanya. "Di luar lapangan, kami tak bisa melakukan apapun soal itu. Sebagai pemain, kami berada di antara orang berkulit putih, berkulit hitam, orang-orang dari segala warna," tambahnya.

"Orang-orang berkunjung ke stadion sepak bola untuk menghabiskan waktu dan menikmati permainan, dan tak ada tempat [untuk rasisme]. Saya mendukung rasa cinta, bukan rasa benci," tandasnya.

Kasus rasisme terhadap Pogba terjadi hanya berselang beberapa hari sejak pemain Chelsea, Tammy Abraham, mengalami hal yang serupa. Tammy pun diejek secara kurang menyenangkan saat gagal melakukan penalti saat menghadapi Liverpool di ajang UEFA Super Cup.

(Goal International)