
Bola.net - Perjalanan Liverpool di ajang Carabao Cup bisa saja berakhir lebih dini. Pasalnya sang pelatih, Jurgen Klopp, merasa tidak sreg dengan tanggal laga babak perempat final yang ditentukan oleh penyelenggara.
The Reds dipastikan melaju ke babak perempat final setelah berhasil mengalahkan Arsenal di 16 besar hari Kamis (31/10/2019). Liverpool dipastikan sebagai pemenang melalui adu penalti dengan skor 5-4.
Pertandingan itu sendiri berjalan dengan seru, di mana kedua tim saling kejar-kejaran selama 90 menit penuh. Arsenal berkali-kali berada dalam situasi unggul, namun Liverpool tak berhenti menyamakan kedudukan. Di waktu normal, keduanya bermain imbang 5-5.
Dua dari lima gol Liverpool dicetak oleh Divock Origi, satu lainnya berasal dari aksi bunuh diri Shkodran Mustafi, dan sisanya dikantongi Oxlade-Chamberlain dan James Milner. Sementara gol Arsenal dicetak Lucas Torreira, Maitland-Niles, Joe Willock, dan dua diborong Gabriel Martinelli.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liverpool Berniat Mundur
Di babak perempat final nanti, Liverpool akan berhadapan dengan Aston Villa yang sukses menyingkirkan Wolverhampton. Pertandingan tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 17 Desember 2019 nanti dengan Aston Villa bertindak sebagai tuan rumah.
Dari sinilah semua permasalahan bermula. Liverpool sudah sangat sibuk dengan jadwalnya di bulan Desember. Ditambah Carabao Cup, maka Mohamed Salah dkk harus bermain di lima kompetisi yang berbeda.
Jurgen Klopp langsung melayangkan ancaman begitu timnya dipastikan lolos ke babak berikutnya. "Jika mereka tidak bisa menemukan jadwal yang tepat - maksud saya bukan jam 3 sore saat tepat Hari Natal - maka kami tidak akan bermain," tutur Klopp saat itu.
Namun masalahnya, apakah Liverpool memang bisa mengundurkan diri dari kompetisi tersebut? Goal Internasional memberikan informasi soal apakah the Reds benar-benar bisa menarik diri dari Carabao Cup.
Bisakah Liverpool mundur?
Secara teori, tidak ada yang bisa menghentikan Liverpool untuk mundur dari Carabao Cup. Namun jika memaksakan untuk mundur, maka the Reds berpeluang untuk mendapatkan hukuman berat.
Mundurnya klub sebesar Liverpool dari ajang tersebut berpotensi untuk menciptakan kerusuhan bagi pihak penyiar kompetisi. Selain itu, nama Carabao Cup serta sepak bola Inggris secara keseluruhan juga bisa tercoreng.
Dalam peraturan resmi Carabao Cup, diketahui bahwa klub yang tidak memenuhi tugasnya untuk bermain dianggap melakukan pelanggaran. Jika skenario itu terjadi, maka the Reds harus menanggung kerugian dari berbagai pihak termasuk klub lawan.
Apa yang Terjadi Bila Liverpool Mundur?
Jika Liverpool memutuskan untuk mundur, maka Aston Villa secara otomatis akan dianggap sebagai pemenang. Klub asuhan Dena Smith tersebut dipersilahkan untuk melaju ke babak berikutnya, yakni semi final.
Sementara itu, mundurnya Liverpool tidak akan memberikan pengaruh apapun terhadap Arsenal. Mereka sudah dipastikan tersingkir dari ajang Carabao Cup.
Jauh sebelumnya, tepatnya di musim 1999/20, Manchester United pernah melakukan hal hampir serupa. Bedanya, the Red Devils mundur dari ajang FA Cup, bukan Carabao Cup.
Permasalahannya juga sama, mereka harus berpartisipasi dalam banyak ajang pada waktu itu, salah satunya adalah Piala Dunia Antarklub yang digelar di Brasil. Pada akhirnya, mereka tetap tersingkir dengan catatan satu kemenangan, satu kekalahan dan satu kali imbang.
(Goal International)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 22:59
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 04:02 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:48 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 03:33 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 02:47 -
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41
MOST VIEWED
- 4 Kesalahan Fatal Michael Carrick Saat Man Utd Tumbang dari Newcastle
- Malangnya Nasib Harry Maguire: Dijatuhi Hukuman Percobaan 15 Bulan Saat Gacor di Man United
- 5 Pelajaran dari Kekalahan Mengejutkan Manchester United dari 10 Pemain Newcastle
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...











:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)

