FOLLOW US:


Liverpool Tidak Belanja Besar, Klopp: Ini Bukan Dunia Fantasi!

29-07-2019 09:20

 | Richard Andreas

Liverpool Tidak Belanja Besar, Klopp: Ini Bukan Dunia Fantasi!
Virgil Van Dijk mengangkat trofi juara Liga Champions 2018-19. © AP Photo

Bola.net - Jurgen Klopp menegaskan bahwa Liverpool tidak tinggal di dunia fantasi seperti Manchester City, di mana mereka bisa menghabiskan banyak uang di setiap bursa transfer. Liverpool pun harus berhemat.

Setelah musim 2018/19 yang luar biasa, Liverpool cenderung tenang. Tidak ada pembelian pemain yang benar-benar berarti. Skuad Liverpool sudah cukup kuat.

Biar begitu, tetap saja The Reds perlu mengembangkan skuad jika ingin mewujudkan mimpi jadi juara Premier League. Jurgen Klopp mengakui itu, tetapi dia juga menyadari bahwa Liverpool tidak bisa belanja besar setiap musim.

Mengapa begitu? Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Bayar Tagihan

Dua musim terakhir, Liverpool dapat dikatakan belanja besar. Sebab itu, bursa transfer musim panas saat ini sedikit berbeda. Ketika klub-klub lain membeli pemain top, Liverpool cenderung pasif.

"Saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang bagaimana tim-tim lain melakukannya [transfer besar]. Saya tidak tahu bagaimana mereka melakukan itu," buka Klopp kepada Sky Sports.

"Kami harus membayar tagihan. Maaf. Semua orang harus membayar tagihan, kami harus membayar tagihan. Kami menginvestasikan uang dalam tim ini."

"Sekarang sepertinya kami tidak akan melakukan itu lagi. Namun, kami tidak berada dalam dunia fantasi di mana anda bisa mendapatkan setiap keinginan anda," imbuhnya.

2 dari 2

Bukan Dunia Fantasi

Klopp juga menegaskan bahwa LIverpool tidak sekuat Real Madrid, Barcelona, Man City, atau PSG dalam hal finansial. Mereka harus mengelola pembelian pemain sebaik mungkin.

"Anda tidak bisa melakukan itu terus-menerus. Sepertinya ada klub-klub di dunia yang bisa terus melakukannya. Madrid, Barcelona, Man City, dan PSG," imbuh Klopp.

"Setiap mereka membutuhkan sesuatu, mereka mendapatkannya. Anda tidak bisa membandingkan itu [dengan Liverpool]. Itulah situasi sebenarnya," tandasnya.