Liverpool vs Man City: Walaupun Erling Haaland Kering Gol, Ia Masih Penyerang Terbaik Dunia

Liverpool vs Man City: Walaupun Erling Haaland Kering Gol, Ia Masih Penyerang Terbaik Dunia
Ekspresi Erling Haaland dalam laga Manchester United vs Manchester City di Liga Inggris, Sabtu (19/1/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Josep Guardiola memberikan pembelaan keras terhadap Erling Haaland jelang laga krusial. Manchester City akan bertandang ke markas Liverpool akhir pekan ini.

Guardiola menegaskan bahwa Haaland tetaplah striker terbaik di dunia saat ini. Pernyataan ini keluar meski performa sang bomber sedang menurun drastis.

Haaland memang tengah menjadi sorotan tajam karena kemandulannya di depan gawang. Ia belum mencetak gol dari open play sepanjang tahun 2026 di Premier League.

Situasi ini memunculkan spekulasi liar mengenai posisi utamanya di skuad The Citizens. Namun, Guardiola tampaknya enggan meragukan kualitas mesin gol utamanya tersebut.

Status Terbaik Dunia

Statistik Haaland di awal tahun ini memang cukup mengkhawatirkan bagi pendukung City. Keran golnya seolah tersumbat sejak pergantian tahun.

Terakhir kali ia mencetak gol adalah saat menang 3-0 atas West Ham. Momen itu terjadi cukup lama, yakni pada 20 Desember tahun lalu.

Meski demikian, Guardiola menolak anggapan bahwa masa kejayaan Haaland sudah habis. Ia tetap memberikan label tertinggi bagi pemain Timnas Norwegia itu.

"Erling adalah striker terbaik di dunia," tegas Guardiola.

Bayang-bayang Omar Marmoush

Tekanan bagi Haaland makin besar dengan kehadiran pesaing baru yang sedang on fire. Nama Omar Marmoush kini dieluelukan publik Etihad Stadium.

Marmoush baru saja mencetak dua gol brilian saat melawan Newcastle United. Hal ini memicu rumor bahwa Haaland mungkin akan diparkir di Anfield.

Saat ditanya apakah Haaland pasti menjadi starter lawan Liverpool, Guardiola memberi jawaban diplomatis. Ia tidak memberikan garansi mutlak namun tetap memuji sang pemain.

"Saya tidak tahu, tapi saya selalu mengatakan Erling adalah yang terbaik," ucap Guardiola.

Misi Sulit di Anfield

Laga melawan Liverpool menjadi partai hidup mati bagi Manchester City. Mereka wajib menang demi menjaga jarak dengan Arsenal di puncak klasemen.

Namun, Anfield bukanlah tempat yang ramah bagi Guardiola. Sejak 2016, ia tercatat hanya pernah menang satu kali di stadion keramat tersebut.

Guardiola menyadari betul betapa sulitnya menaklukkan The Reds di kandangnya. Atmosfer stadion dan kualitas lawan menjadi tantangan terbesar.

"Ini selalu menjadi lawan terberat dan tempat serta stadion yang sulit dengan kualitas pemain dan manajernya," kata Guardiola.

Ia juga menaruh respek tinggi terhadap Jurgen Klopp dan skuadnya. Liverpool dinilai telah berhasil melakukan regenerasi tim dengan sangat baik.

"Mereka tetaplah tim yang luar biasa dengan manajer kelas atas," lanjutnya.

"Momen adalah momen, musim adalah musim. Mereka membangun kembali skuad bukan untuk satu musim, tetapi untuk banyak musim," tutup Guardiola.