Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?

Man Utd Pernah Raih Cuma 5 Poin dari 5 Laga Awal, Bagaimana Akhirnya?
Michael Carrick menghibur Bruno Fernandes seusai laga Fulham vs Manchester United (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Manchester United mencatat start sulit di Premier League 2026-27 setelah hanya mengoleksi lima poin dari lima pertandingan awal. Catatan tersebut menyamai torehan terendah klub pada lima laga awal sepanjang era Premier League.

Situasi ini mengingatkan pada musim 2014-15 ketika Louis van Gaal juga hanya membawa Manchester United meraih lima poin dari lima pertandingan. Ketika itu, Man Utd mengawali musim dengan kekalahan dari Swansea City, lalu bermain imbang melawan Sunderland dan Burnley sebelum menang atas Queens Park Rangers serta kalah dari Leicester City.

Namun, perjalanan musim tersebut menunjukkan bahwa start buruk tidak otomatis menentukan posisi akhir sebuah tim. Van Gaal berhasil membawa Man Utd bangkit dan menutup musim 2014-15 di posisi keempat dengan 70 poin.

Awal Musim 2014-15 Juga Berjalan Sulit

Van Gaal datang ke Old Trafford dengan ekspektasi besar setelah sebelumnya membawa Belanda finis di posisi ketiga Piala Dunia 2014. Man Utd juga memperkuat skuad dengan sejumlah nama besar, termasuk Angel Di Maria, Marcos Rojo, Daley Blind, dan Radamel Falcao.

Namun, hasil di lapangan tidak langsung mengikuti ekspektasi tersebut. Kekalahan 1-2 dari Swansea pada laga pembuka diikuti hasil imbang 1-1 melawan Sunderland dan 0-0 kontra Burnley sehingga Man Utd hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan pertama.

Kemenangan 4-0 atas QPR kemudian memberikan angin segar. Akan tetapi, Man Utd kembali kehilangan momentum setelah kalah 3-5 dari Leicester City meskipun sempat unggul 3-1.

Man Utd Kemudian Berhasil Bangkit

Setelah melewati lima pertandingan dengan lima poin, performa Man Utd perlahan membaik. Tim asuhan Van Gaal mulai menemukan konsistensi dan sempat meraih enam kemenangan beruntun pada pertengahan musim.

Man Utd bahkan sempat berada di posisi ketiga dan menjaga persaingan papan atas. Pada akhirnya, mereka mengamankan posisi keempat dengan catatan 20 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan.

Artinya, lima poin setelah lima pertandingan tidak langsung menjadi pertanda bahwa musim akan berakhir buruk. Musim 2014-15 menjadi contoh bahwa perbaikan performa setelah periode awal yang sulit masih sangat mungkin terjadi.

Start Buruk Tidak Selalu Menentukan Musim

Catatan historis Man Utd juga memperlihatkan bahwa jumlah poin dalam lima laga pertama tidak selalu berbanding lurus dengan posisi akhir. Dalam sejumlah musim era Premier League, Man Utd pernah mengawali dengan kurang dari 10 poin dan tetap mampu finis sebagai juara.

Kondisi tersebut menjadi konteks penting bagi situasi saat ini. Man Utd memang perlu memperbaiki hasil, tetapi lima pertandingan pertama belum cukup untuk menentukan bagaimana keseluruhan musim 2026-27 akan berjalan.

Pada 2014-15, Man Utd mengubah lima poin dari lima pertandingan menjadi finis di empat besar. Kini, Michael Carrick menghadapi tantangan serupa untuk mengubah start yang mengecewakan menjadi rangkaian hasil yang lebih konsisten.

Sumber: Sports Illustrated

Klasemen