FOLLOW US:


Manchester City vs Tottenham, De Bruyne Gagal Paham Dengan Aturan Handball Baru EPL

18-08-2019 23:49

 | Dimas Ardi Prasetya

Manchester City vs Tottenham, De Bruyne Gagal Paham Dengan Aturan Handball Baru EPL
Kevin De Bruyne dibayangi oleh Erik Lamela di laga Manchester City vs Tottenham di matchday pertama Premier League 2019-20, Sabtu (17/08/2019). © AP Photo

Bola.net - Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne mengaku bingung dengan aturan handball baru di kompetisi Premier League.

Gelandang asal Belgia ini mengungkapkan rasa bingungnya tersebut setelah City ditahan imbang 2-2 oleh Tottenham di matchday kedua Premier League di Etihad Stadium. The Citizen sebelumnya berhasil mencetak gol ketiga di laga itu melalui Gabriel Jesus.

Akan tetapi wasit kemudian menganulir gol tersebut. Pasalnya melalui Video Assistant Referee [VAR], wasit mengetahui sebelum terjadinya gol tersebut, Aymeric Laporte melakukan handball.

Bek asal Prancis itu memang tak menyentuh bola secara sengaja. Namun berdasar aturan baru, setiap gol yang tercipta atau dihasilkan dari penggunaan tangan atau lengan akan dianulir, meski itu tidak disengaja.

1 dari 2

Protes De Bruyne

De Bruyne tak merasa bahwa penggunaan aturan ini konsisten. Sebab jika seandainya bola mengenai lengan pemain Tottenham dengan cara yang sama dan bukan Laporte, permainan akan diizinkan untuk dilanjutkan.

"Begitulah adanya," ketus De Bruyne soal VAR pada Sky Sports.

"Jika mereka ingin membuat sepakbola lebih baik, mereka seharusnya memilikinya [VAR]. Tapi saya pikir satu-satunya - aturannya harus jelas. Jika bola menyentuh seseorang dari lengan Tottenham, itu bukan penalti, tetapi jika menyentuh lengan kami, itu tidak diperbolehkan," ujarnya.

"Seharusnya keduanya berjalan seperti itu. Saya tidak mengerti itu sebagai pemain. Itu membuatnya sangat membingungkan," keluhnya.

2 dari 2

Kecewa

Hasil imbang tersebut mengakhiri rangkaian 15 kemenangan beruntung City di Premier League. De Bruyne tentu mengaku kecewa dengan hasil itu.

Akan tetapi ia menegaskan bahwa rekan-rekannya tak perlu risau dengan hasil tersebut. Sebab ia menilai ada hal positif yang bisa dipetik dari laga itu yakni performa mereka yang apik.

"Jelas kami kecewa dengan hasilnya tetapi tidak tentang cara kami bermain. Kami bermain sangat baik dan pantas menang tetapi itu terjadi. Kami harus melihat ke depan. Cara kami bermain sangat bagus dan untuk mencapai level ini sehingga di awal musim ini adalah baik," serunya.

"Kami seharusnya mencetak satu gol lagi. Kami memiliki peluang yang cukup untuk mencetak gol. Itu benar-benar tidak mengganggu saya karena membuatnya lebih sulit dan saya tahu di lain hari kami dapat mencetak lebih banyak gol," tandas De Bruyne.

Ini bukan pertama kalinya Manchester City dikecewakan oleh VAR. Sebelumnya pada musim lalu, mereka tersingkir dari Liga Champions lawan Tottenham, juga karena teknologi tersebut.

(Sky Sports)