FOLLOW US:


Masalah Manchester United Takkan Tuntas Meskipun Merekrut Mauricio Pochettino

06-11-2020 04:27

 | Yaumil Azis

Masalah Manchester United Takkan Tuntas Meskipun Merekrut Mauricio Pochettino
Mauricio Pochettino © AP Photo

Bola.net - Banyak yang beranggapan bahwa Mauricio Pochettino bisa menjadi penyelamat Manchester United dari keterpurukan. Namun mantan pemain the Red Devils, Dimitar Berbatov, nampak tidak sepakat dengan anggapan tersebut.

Nama Pochettino belakangan ini memang sering dikaitkan dengan Manchester United. Pria asal Argentina tersebut disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Ole Gunnar Solskjaer di kursi kepelatihan Old Trafford.

Rumor pemecatan Solskjaer sendiri kian berhembus kencang. Kekalahan atas Istanbul Basaksehir pada laga fase grup Liga Champions, Kamis (5/11/2020) kemarin menjadi puncak kesabaran publik terhadap dirinya.

Tagar #OleOut pun kembali berkumandang dengan sangat kencang di berbagai media sosial. Beberapa orang yakin bahwa pria asal Norwegia tersebut bakalan dipecat kalau Manchester United gagal meraih poin penuh saat bertemu Everton akhir pekan ini.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2

Mengganti Pelatih Bukan Solusi

Sejumlah pandit, bahkan beberapa di antaranya adalah legenda Manchester United, yakin kalau Pochettino bisa membawa klub bangkit kembali. Terutama saat melihat torehan apiknya sewaktu bersama Tottenham.

Berbatov tidak masuk ke dalam barisan tersebut. Sebab menurutnya, Pochettino tidak akan menyelesaikan masalah utama Manchester United yang sebenarnya bukan terdapat pada pelatih, melainkan para pemainnya.

"Saya melihat dia baru-baru ini sebagai komentator tamu, dan berkata bahwa dirinya sudah siap bekerja lagi. Jadi akan sulit untuk menghentikan rumor itu. Satu hal yang takkan berubah adalah para pemain," ujarnya ke Betfair.

"Pelatih baru takkan mengubah cara mereka bermain. Ya, anda bisa melihat lompatan saat ada pelatih baru, namun keseluruhan sikapnya akan tetap sama. Tidak ada agresi, tidak ada semangat, saling rangkul satu sama lain."

2 dari 2

Laga Hidup dan Mati

Berbatov yakin pertandingan melawan Everton bisa jadi titik di mana Manchester United melakukan pergantian pelatih. Sebab, itu ibarat sebuah laga hidup mati buat 'gengsi' the Red Devils.

"Jika mereka kalah, kemungkinan besar laga itu akan menjadi titik di mana mereka mencari pelatih baru," tambah pria berkebangsaan Bulgaria tersebut.

"Mereka berada di posisi ke-15, bisa lebih rendah tergantung pada hasil lain jika kalah, dan itu tidak bisa diterima oleh klub seperti United. Ini adalah laga yang harus dimenangkan United dan Ole Gunnar Solskjaer."

"Yang gilanya adalah secara taktik dia pelatih yang bagus. Saya melihat rekor 100 pertandingannya baru-baru ini, dan angkanya tidak begitu buruk. Namun sekarang bukan lagi era 1980-an," pungkasnya.

(Goal International)