
Bola.net - Mason Mount melalui sejumlah pertandingan bersama Chelsea tanpa mampu membubuhkan namanya di papan skor. Dan paceklik gol tersebut berakhir saat the Blues bertemu Everton di ajang Premier League akhir pekan lalu.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge tersebut, Mason Mount menjadi pembuka kemenangan Chelsea dengan golnya di menit ke-14. Tiga gol lainnya dicetak oleh Pedro, Willian, dan Olivier Giroud.
Ini adalah kali pertama Mount mencetak gol lagi setelah sekian lama. Seperti yang diketahui, pemain jebolan tim akademi the Blues itu sempat meewati 18 pertandingan berturut-turut tanpa mencatatkan namanya di papan skor.
Padahal ia dikenal sebagai gelandang yang handal dalam urusan mencetak gol sewaktu diperkenalkan sang pelatih, Frank Lampard, di awal musim. Dalam enam penampilan perdananya, ia berhasil mengantongi tiga gol.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dapat Saran dari Lampard
Kendati jarang membubuhkan namanya di papan skor, tapi Frank Lampard selaku pelatih tetap mempercayakan satu slot di starting XI untuknya. Dan dirinya pun membayar tuntas kepercayaan itu dengan golnya kontra Everton.
Sudah diberikan kepercayaan, ternyata Lampard juga yang memberikan saran agar Mount bisa mengakhiri paceklik golnya. Tidak hanya dari Lampard, Mount juga mendapat saran dari sang ayah.
"[Lampard] pernah berbincang dengan saya soal saya masuk dalam suatu posisi. Saya mendapatkan tembakan dari posisi yang mustahil saat melawan Bournemouth di mana saya mencoba untuk mencetak gol berkelas. Kami bicara soal itu," ujar Mount dikutip dari Football.london.
"Lebih dari sekadar melihat permainan saya secara personal, saya juga berbicara kepada ayah. Saya memikirkan soal laga seperti waktu menghadapi Bayern, di mana saya mendapat kesempatan dengan kaki kiri," lanjutnya.
Soal Ayah Mason Mount
Mason Mount kemudian bercerita soal sang ayah yang dulunya juga pernah aktif sebagai pesepakbola. Namun ia jauh lebih beruntung karena bermain di klub besar sekelas Chelsea.
"Dia adalah pemain berlevel rendah, namun dia secara masif memfokuskan diri untuk melihat saya tampil dan membuat saya pemain terbaik sebisa mungkin," tambahnya.
"Anda mendengarkan setiap saran yang datang dan belajar darinya. Rasanya menyenangkan punya Lampard dan ayah saya di sana sedang berfokus menyaksikan apa yang bisa saya lakukan lebih baik," pungkasnya.
(Football.london)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:00
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 7 Maret 2026 09:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:00 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:45 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 08:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 08:30 -
Otomotif 7 Maret 2026 08:26
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

